Tambang Emas Ilegal Longsor di Angola, 28 Penambang Tewas
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 683 kali gempa tektonik terjadi di wilayah Indonesia sepanjang April 2020. Jumlah ini turun drastis ketimbang pada Maret lalu.
"Kejadian gempa selama April turun dibandingkan Maret yang tercatat 965 kali," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (1/5/2020).
Gempa bumi yang terjadi selama April kebanyakan bermagnitudo kecil, di bawah magnitudo 5,0. Sepanjang April 2020 terjadi 664 kali gempa dengan magnitudo di bawah 5,0 atau lebih sedikit dibandingkan jumlah kejadian gempa serupa pada Maret yang tercatat 949 kali.
Sepanjang April, gempa dengan magnitudo di atas 5,0 terjadi 19 kali, lebih banyak dibandingkan pada bulan Maret, ketika terjadi 16 kali gempa dengan magnitudo di atas 5,0.
Dari seluruh gempa yang terjadi selama kurun itu, ada 76 gempa yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat atau lebih banyak dibandingkan dengan kejadian pada bulan sebelumnya, sebanyak 60 kali.
Gempa merusak selama April hanya terjadi satu kali, yaitu gempa dengan magnitudo 5,1 dengan kedalaman hiposenter 16 meter yang terjadi di Tapanuli Selatan pada 30 April 2020 pukul 15.20 WIB.
Gempa tersebut menyebabkan beberapa rumah warga rusak di Desa Aek Libung, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Selama April 2020 wilayah yang mengalami kejadian gempa aktif meliputi Aceh-Nias-Mantawai, Lampung-Selat Sunda-Jawa Barat, Selatan Jawa Timur, Selatan Bali, Lombok, Sumbawa, dan Sumba, Sulawesi Tengah-Gorontalo, Laut Maluku, Ambon dan Seram, Laut Banda, Alor, Wetar, Timor, Manokwari dan Mamberamo-Jayapura.
BMKG menyatakan bahwa penurunan aktivitas gempa bumi yang terjadi selama bulan April 2020 merupakan hal biasa dan meminta masyarakat tetap waspada mengingat wilayah Indonesia merupakan kawasan rawan gempa sehingga gempa kuat dapat terjadi kapan saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.