Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar rakyat Indonesia tidak mengucilkan pasien yang positif virus Corona. Jika ada pasien yang positif, seharusnya masyarakat setempat saling tolong menolong.
"Kalau ada pasien positif yang ada di sebuah kampung, betul-betul bukan malah dikucilkan tapi kanan kirinya bisa tolong-menolong," ujar Jokowi dalam rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/4/2020).
Untuk melawan virus Corona ini, Jokowi mengajak masyarakat untuk saling gotong royong dan membantu sesama.
"Tolong diingatkan bahwa gotong royong, partisipasi, saling membantu itu bisa ditumbuhkan dari bawah. Ini penting sekali," ucap dia.
Mantan Wali Kota Solo itu memuji gotong royong dan kerukunan antar tetangga yang terjadi di Cimahi, Bandung dalam menghadapi pandemi Corona.
"Saya sangat senang sekali kemarin melihat misalnya di Cimahi, kerukunan antartetangga sangat baik. Jadi yang positif diisolasi, tapi tetangganya membantu. hal-hal seperti ini, kegotongroyongan seperti ini yang harus kita terus gaungkan sehingga benar-benar kalau ada isolasi mandiri," katanya..
Lebih lanjut, Jokowi juga mengingatkan hal -hal teknis terkait penggunaan masker, jaga jarak ketika melakukan isolasi. Jokowi juga tak bosan-bosan menyarankan pentingnya jaga jarak dan isolasi parsial di daerah-daerah, untuk mencegahnya penyebaran Covid-19.
"Mengenai pemakaian masker, kemudian jaga jarak kepada daerah juga isolasi parsial. Saya kira penting sekali harus disampaikan sehingga mereka tahu betul, yang namanya jaga jarak itu apa, yang namanya isolasi parsial itu apa dan ini akan bisa mencegah tersebarnya corona ini lebih meluas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.