PLN Siapkan PPA 30 Tahun untuk Serap Listrik Proyek PSEL
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Kantor DPC PDIP Solo, Jateng. /Suara.com-Ari Purnomo
Harianjogja.com, SOLO-- Anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka diminta tak maju sebagai calon wali kota Solo pada Pilkada 2020.
Belum turunnya rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP tentang siapa yang akan diusung dalam Pilkada Solo 2020 tidak membuat pendukung Achmad Purnomo membuat rencana cadangan. Purnomo Center justru meminta Gibran Rakabuming Raka tak mencalonkan diri.
Pegiat Purnomo Center, Farid Sunarto, menyoroti sikap putra sulung Joko Widodo tersebut yang nekat ingin maju dalam Pilkada Solo 2020. Gibran telah mendaftarkan diri sebagai anggota PDIP dan sempat meminta formulir pendaftaran cawali Solo di DPC PDIP Solo.
“Sebaiknya Gibran menahan nafsu berkuasa untuk menjaga marwah ayahnya,” kata dia, Selasa (15/10/2019).
Farid menilai Gibran perlu belajar politik kepada Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang menanamkan prinsip-prinsip dan etika politik kepada anaknya. Karena itu, anak Rudy tak mengejar jabatan publik selama ayahnya menjadi wali kota.
Sikap berbeda, kata Farid, ditunjukkan Gibran. Padahal keberadaannya sebagai kepala daerah bersamaan dengan masa jabatan ayahnya sebagai Presiden RI dinilai berisiko. Apalagi bila pemerintahan yang dipegang adalah Solo.
“Dalam posisi Presidennya Jokowi dan Gibran Wali Kota Solo rentan dinamika politik nasional masuk Solo. Kita ketahui bersama banyak kelompok anti Jokowi. Mereka bisa mencari pemicu perhatian dari kepemimpinan Gibran,” urai dia.
Bila itu terjadi, kata Farid, Solo akan menjadi gaduh dan masyarakat tidak bisa hidup tenang. “Dalam konteks kepemimpnan Solo terbuka. Tapi akan lebih baik bila tidak ada kaitan dengan dinasti penguasa negeri ini,” sambung dia.
Purnomo Center juga mengklaim belum menyiapkan skenario cadangan bila Achmad Purnomo gagal mendapatkan rekomendasi DPP PDIP. Namun, mereka optimistis DPP PDIP bakal memberikan rekomendasi calon wali kota kepada Purnomo yang mendampingi Rudy selama delapan tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka sindikat propaganda digital yang menyebarkan hoaks, fitnah, dan provokasi di media sosial.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.