Kuota Nikel 2027 Dipangkas, Biaya Smelter Diprediksi Melonjak
Perhapi menilai pemangkasan kuota bijih nikel 2027 berisiko menaikkan harga bahan baku, biaya operasional smelter, dan menekan produksi.
Suasana ricuh di belakang Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/9/2019). /Suara.com-Arya Manggala
Harianjogja.com, JAKARTA- Aksi unjuk rasa berujung kerusuhan yang terjadi pada Senin (30/10/2019) menyisakan banyak cerita. Salah satunya, relawan Jokowi, Ninoy Karundeng menjadi korban penganiayaan sejumlah orang tak dikenal. Pegiat media sosial itu diduga dianiaya karena tulisannya di media sosial.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan kejadian yang menimpa Ninoy terjadi pada Senin (30/9/2019) malam.
Ninoy yang tengah berkendara sepeda motor ke arah Pejompongan, Jakarta Pusat bertemu massa aksi yang sedang mengangkut rekannya karena terkena gas air mata.
"Namun sebelum sampai lokasi, pelapor [Ninoy] tiba-tiba bertemu massa yang sedang diangkut oleh rekan para terlapor karena terkena gas air mata saat demo," kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).
Ninoy lantas memotret keadaan sekitar serta korban yang terkena gas air mata dengan ponselnya. Massa pun curiga dengan aksi Ninoy.
Kemudian massa kata Argo, langsung merampas dan memeriksa isi ponsel Ninoy. Massa menuding jika Ninoy kerap menyerang lawan politiknya di media sosial.
"Di dalam handphone pelapor terdapat tulisan-tulisan yang mungkin membuat para terlapor tidak suka," katanya.
Ninoy lantas diseret dan dikeroyok oleh massa. Bahkan, ia sempat diinterogasi dan diancam oleh para pelaku.
Esokya, Selasa (1/10/2019) Ninoy dipulangkan oleh massa. Kekinian polisi masih mencari pelaku penculikan terhadap Ninoy.
Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan pegiat media sosial Ninoy Karundeng dengan keadaan wajah babak belur. Diduga, ia sedang diinterogasi oleh sejumlah pria pada sebuah ruangan.
"Jawab baik-baik ya, yang suruh kamu datang ke sini itu siapa? Kerasin suaranya," tanya pria tersebut dikutip dari video yang beredar, Selasa, 1 Oktober 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Perhapi menilai pemangkasan kuota bijih nikel 2027 berisiko menaikkan harga bahan baku, biaya operasional smelter, dan menekan produksi.
Bayi baru lahir perlu tercatat dalam KK. Simak dokumen persyaratan dan cara mengurus penambahan anggota keluarga melalui Dukcapil.
Sebelum mengunggah video TikTok, periksa lima pengaturan privasi ini agar penonton, komentar, dan informasi pribadi lebih terkendali.
Yangwang U9 Xtreme mencapai 503,17 km/jam di Abu Dhabi. Simak catatan rekor satu arah dan spesifikasi mobil listrik BYD in
Bank Jateng kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dalam ajang Solo Raya Impact Awards (SRIA) 2026
Timnas Malaysia tanpa pemain JDT untuk menghadapi China dan Yaman. Tan Cheng Hoe menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.