PKS Berkontribusi Memajukan Peradaban Dunia jika Kadernya Jadi Presiden
Partai Keadilan Sejahtera atau PKS ingin berkonstribusi lebih besar untuk Indonesia.
Keterangan foto: Pimpinan baru DPR (berlawanan arah jarum jam) Sufmi Dasco Ahmad, Azis Syamsuddin, Puan Maharani, Muhaimin Iskandar, Rachmad Gobel./KPU/DPR
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani resmi menjadi Ketua DPR periode 2019-2024. Ia dilantik di Jakarta padaSelasa (1/10/2019) malam.
Puan didampingi oleh Azis Syamsuddin, Sufmi Dasco Ahmad, Muhaimin Iskandar, dan Rachmad Gobel, masing-masing menjabat Wakil Ketua DPR.
Penunjukan Puan tidak hanya didasarkan statusnya sebagai putri dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ditinjau sisi perolehan suara pun, bekas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut mengungguli 574 anggota DPR lain.
Berikut kiprah lima pimpinan DPR di daerah pemilihan masing-masing pada Pileg 2019:
PUAN MAHARANI
Puan bertarung di Dapil Jawa Tengah V, serupa dengan Pileg 2009 dan 2014. Pada 2014, cucu Proklamator Sukarno tersebut mengumpulkan 369.927 suara.
Meski sempat dilantik sebagai anggota DPR, Puan meninggalkan Senayan setelah diplot Presiden Joko Widodo memimpin Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Pada Pileg 2019, dia bertarung kembali di Dapil Jateng V. Hasilnya, Puan meraup 404.034 suara, tertinggi di seluruh Indonesia.
AZIS SYAMSUDDIN
Pria berlatar belakang advokat ini adalah jagoan Partai Golkar di Dapil Lampung II sejak Pileg 2009. Hasil terbaik diperoleh pada kontestasi tahun ini dengan 104.042 suara.
Lima tahun sebelumnya, Azis meraup 70.619 suara. Sepanjang 2014-2019, Azis memang makin tenar setelah dipercaya Golkar memimpin alat kelengkapan dewan (AKD) seperti Badan Anggaran dan Komisi III.
SUFMI DASCO AHMAD
Sufmi adalah salah satu orang dekat Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dia dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi.
Pada Pileg 2019, Dasco ditempatkan Gerindra di Dapil Banten III, serupa dengan pemilihan 5 tahun sebelumnya. Hasilnya, perolehan suara Dasco meningkat dari 56.323 suara pada 2014 menjadi 99.002 suara.
MUHAIMIN ISKANDAR
Di antara pimpinan DPR anyar, Muhaimin alias Cak Imin adalah legislator paling berpengalaman. Dia telah berkantor di Senayan sejak 1999 dan selalu terpilih dalam kontestasi lima tahunan.
Bahkan, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sudah merasakan kursi Wakil Ketua DPR periode 2004-2009. Pada 2009, Cak Imin melepas kursi DPR menyusul penunjukan dirinya sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2009-2014.
Pada Pileg 2019, Cak Imin meraup 149.916 suara di Dapil Jawa Timur VIII. Perolehan tersebut meningkat dari 5 tahun sebelumnya yang meraup 116.694 suara.
RACHMAD GOBEL
Dari lima pimpinan DPR, Gobel dikategorikan sebagai wakil rakyat debutan. Meski sempat menjabat Menteri Perdagangan, pria berdarah Gorontalo ini lebih dikenal di dunia usaha ketimbang politik.
Begitu masuk Partai Nasdem, Gobel ditawari posisi elite sekaligus dipasang sebagai calon anggota DPR di kampung halamannya, Dapil Gorontalo. Walaupun kesempatan perdana, Gobel berhasil meraih suara terbanyak di Dapil Gorontalo dengan 146.067 suara.
Tak cukup status anggota biasa, Nasdem ternyata menunjuk Gobel mengisi posisi Wakil Ketua DPR. Sebagai pemilik 59 kursi DPR, Nasdem memang berhak atas satu kursi pimpinan dewan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Partai Keadilan Sejahtera atau PKS ingin berkonstribusi lebih besar untuk Indonesia.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa