Jadwal Terbaru SIM Keliling Sleman Juli 2026, Cek Lokasi dan Jam
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
PKS./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Diksusi tentang paham komunisme digelar dengan menghadirkan kaum muda milenial di Gedung DPW PKS DIY, Minggu (29/9/2019). Diskusi itu dihadiri sejumlah narasumber baik dari TNI maupun akademisi, dengan tema Komunisme, Masihkah Menjadi Ancaman?.
Ketua Bidang Polhukam DPW PKS DIY Agus Sumartono menjelaskan, diskusi kebangsaan itu merupakan agenda rutin setiap akhir September. Tujuannya untuk memberikan informasi dan wawasan kepada generasi muda. Ia menilai, kaum muda milenial saat ini butuh lebih banyak mempelajari sejarah.
“Kebetulan yang hadir anak-anak muda milenial, karena generasi saat ini minim tentang latar belakang sejarah,” terangnya Minggu (29/9/2019).
Melalui diskusi itu, kata dia, diharapkan kaum muda tidak masuk ke organisasi terlarang sehingga tetap bisa merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kita mereaktualisasikan tentang kesaktian pancasila setiap zamannya, tentang upaya komunikasi, apakah [komunisme] ini tetapkan dianggap jadi ancaman, ini berkaitan dengan pengetahuan tentang sejarah, agar bagaimana kita terutama anak muda bisa merawat NKRI ini dengan baik,” katanya.
Dosen Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Surwandono mengatakan, beberapa penelitian yang menunjukkan negara dengan sistem komunis namun mengalami kegagalan. Ia mencontohkan Uni Soviet, Venezuela dan Kuba. Saat ini China yang masih berjalan namun, tetapi diprediksi antara 20 hingga 50 tahun ke depan akan mengalami penurunan paham tersebut.
“Memang saat ini banyak orang tergila-gila dialektika paham ini karena menarik, tetapi perlu diketahui kalau belajar ilmu harus ada aksiologi dari ilmu itu, apakah ilmu itu bisa menjadi jalan keluar terhadap problem di tengah masyarakat atau tidak,” ucapnya.
Kepala Kanwil Kemenhan DIY Kolonel Dedi Rusdianto memaparkan terkait perkembangan komunisme dari era terdahulu hingga saat ini. Pihaknya terus berupaya memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang kesadaran berbangsa dan bernegara untuk menjaga keutuhan NKRI.
“Paham komunis ini di dunia tidak begitu berkembang tetapi mereka akan tetap mempertahankan ini. Materi ini didiskusikan ceritanya mengasyikkan karena banyak mimpi yang diceritakan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 3 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Pemuda di Godean, Sleman, ditangkap setelah mencuri brankas tetangganya berisi uang Rp13,5 juta. Uang curian disebut untuk biaya lamaran.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Jumat 3 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Bupati Magelang meminta OPD meningkatkan PAD melalui inovasi untuk memperkuat kemandirian fiskal dan menjaga pembangunan daerah.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Jumat 3 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.