Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi Partai Golkar/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA– Kerja sama antar-partai dilakukan oleh Partai Golkar dengan Partai Komunis China.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Sabtu (21/9/2019) menggelar pertemuan dengan Kepala Polit Biro Hubungan Internasional Partai Komunis China (ID CPC), Song Tao, di Hotel Shangri-La, Jakarta. Kedua belah pihak sepakat untuk membangun kerja sama antarpartai.
“Kerja sama antara Partai Komunis Tiongkok (China) dan Partai Golkar karena selama ini sudah terjadi pertukaran studi komporasi, berjalan sejak lama antara PKT dan Partai Golkar,” kata Airlangga seusai pertemuan yang digelar secara tertutup dengan Tao, Sabtu (21/9/2019).
Politikus yang juga menteri perindustrian itu menyampaikan, partai berlambang pohon beringin setiap tahun mengirimkan kader terbaiknya sebanyak 15 orang ke Tiongkok untuk pendidikan. Dia menyebut program pengiriman kader itu sebagai penunjang program akademi Partai Golkar.
“Mereka (Partai Komunis China) juga punya kekuatan di studi pembangunan, di mana studi pembangunan itu mempunyai program untuk kesejahteraan dengan masyarakat,” ujarnya.
Airlangga menyebut partainya memiliki fokus terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dia pun berharap, program pertukaran kader dengan Partai Komunis China akan terus dilanjutkan. Tak menyoal kepentingan partai saja, dia mengaku dalam pertemuan tadi juga membahas kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok.
“Kemudian kerja sama bilateral antara kedua negara di bidang ekonomi maupun kebudayaan sekaligus juga membahas tantangan perkonomian dan situsi global ke depan,” tuturnya.
Pertemuan dengan Song Tao tadi juga membahas soal multilateralisme dan unilateralisme. Indonesia, kata Airlannga, mendorong agar pembahasan perjanjian multilateral di level Asia terus berjalan. “Kita bahas juga soal investasi china di Indonesia, termasuk di bidang mineralisasi logam, seperti di Morowali atapun industri otomotif,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.