Truk Muatan Kertas Tabrak Kendaraan dan Rumah, Empat Orang Tewas
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.
Ilustrasi sejumlah petani saat menerima bantuan hand traktor di halaman Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul. Jumat (28/6/2019)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BOGOR--Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman menggaungkan pertanian berbasis digital saat menghadiri Kongres dan Seminar Nasional Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) di Kampus Penelitian Cimanggu, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/9/2019).
"Kita harus benar-benar ikut pertanian 4.0 smart farming yang diimpi-impikan, pertanian yang berbasis digitalisasi kita harus jadikan kenyataan," ujar Amran.
Menurutnya, ketika Indonesia sudah menerapkan pertanian modern, akan meningkatkan kesejahteraan petani. Pasalnya, pertanian modern akan menekan biaya produksi hingga 50%. Kemudian, produktivitas akan meningkat serta mempercepat pengolahan panen dan tanam, dari semula membutuhkan waktu tiga bulan, menjadi hanya tiga jam.
Ia menyebutkan bahwa transformasi pertanian dari konvensional ke modern sudah dilakukan di sektor pertanian Indonesia. Seperti halnya penggunaan drone untuk menanam padi, untuk pupuk dan pestisida. Kemudian, ada autonomous traktor, begitupula robot untuk tanam padi.
"Ilmu yang dimiliki Indonesia sudah cukup, saatnya mengimplementasikan. Karena yang bisa mengubah negeri adalah teknologi baru," katanya.
Amran berharap pertanian Indonesia di masa depan sejajar dengan negara maju dj sektor pertanian. Maka, menurutnya Peragi semestinya bisa mengakselerasikan smart farming dan membuat sesuatu yang tidak mampu dipikirkan orang lain.
Amran mencontohkan pertanian di negara lain yang sudah mampu menghasilkan buah dengan bobot yang fantastis.
"Saya tantang Peragi mampu hasilkan semangka dan labu dengan berat dua ton. Kalau Peragi mampu, maka akan menggegerkan dunia," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.
DPRD Bantul meminta seleksi Pilur 2026 berlangsung transparan dan objektif jika bakal calon lurah melebihi lima orang di satu kalurahan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.