Prabowo Dipastikan Hadiri Puncak Harlah Ke-28 PKB Malam Ini
Cak Imin memastikan Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak Harlah Ke-28 PKB pada Kamis 23 Juli 2026 dan akan menyampaikan pidato.
Fahri Hamzah/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - DPR telah memilih para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyampaikan sejumlah pesan kepada pimpinan KPK terpilih termasuk Ketua KPK terpilih Firli Bahuri.
Kepada pimpinan KPK yang baru terpilih dan pegawai KPK Fahri mengingatkan bahwa kerja besar pemberantasan korupsi telah menunggu.
"Selamat kepada Pimpinan KPK yang baru. Kerja besar menunggu. Kembali pada pangkuan Ibu Pertiwi, kembali pada konstitusi dan hukum. Hentikan segala kegiatan politik dan penggalangan intelijen. Bekerjalah sistematis dengan penguatan koordinasi, Supervisi dan Monitoring. Sukses," kata Fahri Hamzah melalui akun twitternya, #ArahBaru2019@Fahrihamzah, pada Jumat (13/9/2019) pagi.
Fahri mengatakan hal itu menyikapi terpilihnya lima orang pimpinan KPK periode 2019-2023, setelah sebelumnya menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, pada 11-12 September 2019.
Melalui cuitan di akun twitternya, Fahri Hamzah juga menyampaikan usulan kepada pimpinan KPK yang sekarang segera demisioner. "Pegawai KPK harus kembali bekerja profesional. Hentikan demonstrasi. Renungkan kembali makna bekerja untuk negara. Kalian bukan LSM. Konsepnya beda. Tapi yang mau kembali LSM silakan mengundurkan diri hari ini juga," kata Fahri.
Menurut Fahri pada akun twitternya, sebagai lembaga independen, KPK harus dibersihkan dari kerja politik. Atas nama apa pun. Politik hukum KPK adalah politik hukum negara yang diamanahkan konstitusi sebagai "negara hukum yang demokratis". Mari kita beri kepercayaan pada pimpinan baru sambil kita awasi.
Fahri juga menyatakan negara harus kembali normal, UU darurat tidak boleh diberi ruang kembali. Suasana perang hentikan! Ini masa bersatu, konsolidasikan kekuatan untuk membangun negara yang damai dan tenang. Kalau ada perbedaan pendapat antar-lembaga selesaikan dengan koordinasi bukan demonstrasi.
"Semua Kedaruratan yang dibuat sepihak oleh negara biasanya bikin ribut sendiri, sebab ada aliran uang untuk bikin keributan. Sudahlah, negara harus terkonsolidasi. Hormati kerja masing-masing jangan menebar perasaan tidak tenang sehingga negara lamban dan tidak berani ambil keputusan," kata Fahri pada akun twitternya.
Menurut Fahri tantangan besar menghadang kita. Ke depan, KPK dengan fungsi supernya yang tidak hilang harus mengutamakan kerja konsolidasi, supervisi, dan monitoring. "Jangan percaya bahwa korupsi di Indonesia tidak bisa dihentikan. Itu bohong dan omong kosong. Tertibkan itu!" katanya.
"Negara kita negara yang didirikan oleh orang-orang hebat, para pejuang, ulama dan cendikiawan kelas dunia. Lebih jauh, negara ini warisan yang tiada tara, Karunia Allah yang Maha Kuasa. Jangan rendah diri dan jangan terus merasa kalah. Lawan segala perasan tidak mampu," kata Fahri.
Fahri dalam cuitannya juga menyebut, komisioner KPK itu adalah "wakil presiden ke-2".
"Ini kesimpulan saya. Kuat sekali mereka. Aksesnya ke semua lembaga. Maka, duduklah bersama, semua lembaga; eksekutif, legislatif, yudikatif. Bikinlah Sistem Integritas Nasional yang kuat. Semua orang ingin jadi orang baik."
"Bergaullah secara fleksibel. Jangan sok suci mentang-mentang bisa nyadap dan mengetahui dosa-dosa tersembunyi. Hentikan kegiatan bawah tanah itu! Itu dosa besar. Hadapilah bangsamu dengan senyum. Percayalah manusia sama saja. (yang bersifat) Iblis sedikit, (yang bersifat) malaikat sedikit. Manusia yang banyak," kata Fahri.
"Inilah pesanku kepada pimpinan KPK yang baru dan kepada pegawai KPK. Pegawai KPK berbanggalah kalian bekerja di tempat itu. Selamat bekerja KPK, semoga Allah melindungi kalian dan semoga Allah menjayakan bangsa INDONESIA. Mari maju ke depan. Hadapi tantangan zaman. Merdeka!," cuit akun @Fahrihamzah bertanggal 13/9/2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cak Imin memastikan Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak Harlah Ke-28 PKB pada Kamis 23 Juli 2026 dan akan menyampaikan pidato.
Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 masih dibuka hingga 27 Juli. Simak syarat, dokumen, kuota, lokasi, dan jadwal lengkap seleksi SNT SMP dan SMA.
Tim voli Indonesia di Asian Games 2026: putra di Pool B bersama Iran, putri di Pool A dengan Jepang. Simak pembagian grup lengkapnya.
Biaya naturalisasi menjadi WNI resmi naik dari Rp50 juta menjadi Rp75 juta mulai 1 Agustus 2026. Simak rincian tarif baru dan delapan syarat menjadi warga negar
Pesan tilang ETLE palsu di WhatsApp makin marak. Kenali ciri surat tilang resmi agar terhindar dari pencurian data dan penipuan digital.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber