Antam Raup Rp68,41 Triliun dari Penjualan Emas hingga September 2026
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Abdul Aziz yang disertasinya soal seks di luar nikah memicu kontroversi./Suara.com-Putu Palupi
Harianjogja.com, SURAKARTA- Mahasiswa program doktoral UIN Sunan Kalijaga Jogja kini menjadi korban persekusi dan perundungan warga akibat disertasinya yang kontroversial.
Disertasi mahasiswa program doktoral Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Abdul Aziz, yang sempat menimbulkan polemik karena mengangkat judul "Konsep Milk Al Yamin: Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non-Marital" berbuah teror dan bully di media sosial.
Abdul Aziz mengaku saat ini, keluarganya sudah sangat terganggu dengan teror dan bully tersebut, sehingga dia berencana melaporkan akun media sosial yang melakukannya terhadap keluarganya kepada polisi.
"Ini sudah sangat mengganggu, dan saya siap untuk membawa kasus ini ke ranah hukum," tegas Abdul Aziz saat ditemui Suara.com di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Rabu (4/9/2019).
Ia mengemukakan teror dan bully yang dilakukan kepada keluarganya, tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena menurutnya yang dilakukan terhadap keluarganya sudah keterlaluan.
"Sebenarnya, disertasi itu bukan berarti saya melegalkan zina. Tapi intinya saya prihatin dengan fenomena kriminalitas akibat hubungan intim di luar nikah," ucapnya.
Ketika ditanya waktu rencana pelaporkan akun medsos, Abdul mengaku belum menentukan waktunya. Tetapi, sang istri sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
"Hari ini tadi istri saya sudah datang dan bertemu dengan pihak kepolisian. Tapi kalau melaporkannya kapan, saya belum tahu nanti dulu," ungkapnya.
Abdul menambahkan, sejak disertasinya mencuat dan mendapatkan tanggapan negatif, keluarganya mengaku sangat bersedih. Pasalnya, penelitian di bidang akademik justru merembet pada keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Polri dan BPOM membahas penyusunan regulasi penggunaan kratom untuk mencegah penyalahgunaan tanaman yang berpotensi membahayakan.
MA membatalkan konferensi pers putusan kasasi perkara suket ijazah SMA Gibran karena belum menerima salinan putusan nomor 742 K/TUN/2026.
Kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo turun 44,4% pada pekan pertama Operasi Patuh Progo 2026. Polisi mencatat 15 kejadian.
DPRD DIY mengusulkan pembentukan BUMD khusus pengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD di tengah keterbatasan fiskal.
EHEF 2026 menghadirkan 90 kampus Eropa dari 14 negara di UGM pada 4 November. Pengunjung bisa mencari informasi kuliah dan beasiswa gratis.