Prabowo Kerahkan 6 Pesawat, 31 Ton Logistik ke NTT
Prabowo mengerahkan 6 pesawat TNI AU untuk mengirim 31 ton logistik ke NTT dan 500 pompa air ke Kalimantan.
Truk terendam banjir yang terjadi di Nepal./istimewa-RRI.co.id
Harianjogja.com, JAKARTA— Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) di Nepal terus dipantau setelah banjir bandang menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026). Hingga Kamis (27/8/2026), belum ada laporan WNI menjadi korban maupun terdampak bencana tersebut.
Pemantauan dilakukan melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka dan KBRI Beijing. Dalam proses tersebut, perwakilan RI juga berkoordinasi dengan jejaring komunitas WNI serta Konsul Kehormatan RI di Kathmandu.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu Heni Hamidah mengatakan komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mengetahui kondisi WNI di wilayah tersebut.
"KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau kondisi WNI melalui koordinasi dengan jejaring komunitas WNI serta Konhor RI di Kathmandu. Hingga saat ini, berdasarkan pemantauan dan komunikasi dengan pihak terkait, belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak," katanya, Kamis (27/8/2026).
Mayoritas WNI Tinggal di Kathmandu
Heni mengatakan sekitar 45 WNI berada di Nepal. Sebagian besar WNI tersebut tinggal di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan.
Selain memantau WNI yang tinggal dan bekerja di Nepal, KBRI Dhaka memberi perhatian khusus terhadap WNI yang berada di negara tersebut sebagai wisatawan, terutama mereka yang melakukan kegiatan pendakian.
Perwakilan RI meminta agen perjalanan yang memberangkatkan wisatawan Indonesia ke Nepal segera melaporkan keberadaan dan kondisi para WNI kepada KBRI.
"KBRI Dhaka memberikan perhatian khusus terhadap WNI yang berada di Nepal sebagai wisatawan, khususnya yang melakukan kegiatan pendakian," ucapnya.
Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet Terus Bertambah
Banjir bandang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan wilayah Tibet yang berada di bawah administrasi China. Data awal yang disampaikan Kemlu menyebut sedikitnya 90 orang meninggal dunia di kedua sisi perbatasan, sementara ratusan orang masih dinyatakan hilang.
Angka korban kemudian terus berubah seiring operasi pencarian dan penyelamatan berlangsung. Otoritas Nepal mengonfirmasi 157 kematian pada Rabu (26/8), sedangkan China melaporkan tiga orang meninggal dan 265 orang hilang di Gyirong.
Laporan lain yang diperbarui pada Kamis (27/8) menyebut jumlah korban di kedua sisi perbatasan telah mencapai sedikitnya 160 orang. Banjir juga merusak permukiman, jalan, jembatan, serta sejumlah infrastruktur di kawasan pegunungan.
Runtuhan Gletser Diduga Picu Banjir
Penyebab bencana masih menjadi perhatian. Reuters melaporkan para ahli menduga runtuhnya gletser yang memicu aliran material es dan batu menjadi pemicu banjir bandang.
Energi seismik yang semula diduga sebagai gempa kemudian dinilai oleh US Geological Survey berasal dari runtuhan gletser dan aliran material tersebut.
Di tengah pencarian korban, Kemlu meminta WNI di Nepal dan China meningkatkan kewaspadaan serta menghindari kawasan terdampak.
"KBRI Beijing dan KBRI Dhaka mengimbau seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, menghindari wilayah terdampak, serta memantau informasi melalui sumber resmi," ucapnya.
Heni menegaskan KBRI Dhaka dan KBRI Beijing akan terus memperbarui pemantauan terhadap WNI serta berkoordinasi dengan komunitas Indonesia di masing-masing wilayah.
"KBRI Beijing dan KBRI Dhaka akan terus memantau perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan komunitas WNI."
Hotline KBRI untuk Keadaan Darurat
Dalam keadaan darurat, WNI di Nepal dapat menghubungi Hotline KBRI Dhaka di +880 161-4444-552.
Sementara itu, WNI di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dapat menghubungi Hotline KBRI Beijing di +8618610455488 melalui WeChat, telepon, atau SMS.
Kemlu sebelumnya juga menjelaskan bahwa sistem pelindungan WNI di luar negeri bertumpu pada pendataan dan layanan perwakilan RI untuk memastikan keberadaan serta memudahkan penanganan WNI dalam situasi darurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo mengerahkan 6 pesawat TNI AU untuk mengirim 31 ton logistik ke NTT dan 500 pompa air ke Kalimantan.
PT. Pegadaian (Persero) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelopor industri keuangan berbasis syariah di kancah internasional
iPhone 17 menjadi smartphone terlaris dunia pada Kuartal II 2026 dengan pangsa 6 persen, disusul dua iPhone lain.
Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup A Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 bersama Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Drawing Liga Champions 2026/2027 berlangsung di Monaco pada Kamis malam. Simak jadwal, pembagian pot, dan format league phase UEFA.