Imigrasi Manado Tunda 24 Keberangkatan PMI Terindikasi TPPO
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Ilustrasi penembakan./JIBI
Harianjogja.com, SURABAYA--Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menembak mati pengedar narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) jenis sabu-sabu, karena membawa pistol dan berusaha melawan polisi dengan senjatanya.
Wakil Kepala Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leonardus Simarmata di Surabaya, Rabu mengatakan, pelaku yang ditembak mati bernama Luis Sudarmono, usia 39 tahun, warga Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur.
"Penyelidikan terhadap pelaku Luis Sudarmono ini kami lakukan selama sebulan," katanya kepada wartawan di Surabaya.
Polisi mengendus Luis Sudarmono adalah pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang dikendalikan oleh jaringan narapidana yang sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun, Jawa Timur. "Luis Sudarmono adalah bandar narkoba jenis sabu-sabu dari jaringan Lapas Madiun," katanya.
Pada Selasa malam, 2 Juli, polisi membuntuti gerak-gerik Luis Sudarmono dari kawasan Tambaksari hingga ke Sukomanunggal, sebelum akhirnya dilakukan penangkapan.
Dari tangan pelaku saat ditangkap, polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 1 gram. Selain itu, dari dalam sepeda motor yang dikendarai pelaku, polisi juga menemukan sabu-sabu dalam dua kemasan plastik sedang seberat 150 gram, serta dua plastik kecil seberat 60 gram.
Namun ternyata Luis Sudarmono telah membekali dirinya dengan membawa sepucuk senjata berupa pistol yang segera diarahkan kepada polisi. Polisi, lanjut Leo, sudah memberikan tembakan peringatan agar pelaku menyerah namun tidak digubris.
Akhirnya, polisi melakukan tindakan tegas dengan melayangkan tembakan terukur yang mengenai dadanya hingga pelaku Luis Sudarmono meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Belakangan kami mengetahui sepucuk pistol yang dibawa pelaku adalah jenis \'airgun\' dengan peluru gotri. Kami juga menemukan sebilah pisau penghabisan yang disimpan pelaku Luis Sudarmono di dalam sepeda motornya," ucap Leo.
Polisi kini terus mengembangkan penyelidikan untuk membongkar dan menangkap anggota komplotan lainnya dalam jaringan pengedar narkoba sabu-sabu dari Lapas Madiun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.