DPR Dukung Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan TNI di Kasus MBG
DPR mendukung Kejagung mengusut dugaan keterlibatan prajurit TNI aktif dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.
Gedung KPK/JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA- Jumlah pendaftar calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (2/7/2019) telah mencapai 133 orang pada dua hari menjelang penutupan pendaftaran.
"Jadi kita melihat satu perkembangan yang meningkat dari hari pertama," kata anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Hendardi di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta pada Selasa (2/7/2019).
Menurut Hendardi, hal itu sesuai dengan perkiraan panitia bahwa pada menjelang hari-hari terakhir akan banyak orang yang mendaftar sebagai calon komisioner KPK.
Hendardi mengatakan 4 Juli adalah hari terakhir waktu pendaftaran.
"Apakah akan ada perpanjangan atau tidak, kami akan lihat pada hari terakhir," kata Hendardi.
Sebelumnya, tiga hari sebelum penutupan pendaftaran capim KPK pada Senin (1/7/2019), terdapat 93 orang yang telah mendaftar.
Puluhan pendaftar itu sebagian besar berprofesi sebagai dosen maupun pengacara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR mendukung Kejagung mengusut dugaan keterlibatan prajurit TNI aktif dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.
Media Portugal minta Ronaldo pensiun usai tersingkir dari Piala Dunia 2026. Simak kritik pedas A Bola & komentar Chris Sutton tentang performa CR7.
Casting film terbaru Joko Anwar dibuka hingga 13 Juli 2026. Simak syarat, karakter yang dicari, dan cara mendaftarnya.
Danantara resmi menggabungkan empat perusahaan asset management BUMN menjadi satu entitas. Mandiri Manajemen Investasi ditunjuk sebagai surviving entity dalam.
Alex Marquez buka suara soal pahit manis jadi adik Marc Marquez. Beban terangkat usai pindah ke KTM! Simak pengakuan jujurnya di sini.
Negara yang mampu bertahan memiliki struktur ekonomi domestik produktif, terdiversifikasi, dan mampu mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah