Advertisement
Tahun Depan, Pencairan Dana PKH Dimajukan
Presiden Joko Widodo (kanan) berswafoto dengan aparatur sipil negara saat peringatan Hari Ulang Tahun Ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) per 2019 akan dimajukan menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober. Hal tu ditegaskan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Padahal, semula pencairan PKH dilakukan pada Februari, Mei, Agustus, dan November.
Advertisement
"Jadi diajukan Januari, April, Juli, Oktober. Jumlahnya masih dihitung, tapi kurang lebih dua kali lipat [kenaikannya].
Nanti akan disebutkan jumlahnya berapa," katanya dalam Sosialisasi Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019 di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, Senin (3/12/2018).
BACA JUGA
Mengutip Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019, anggaran perlindungan sosial naik menjadi Rp381 triliun dari tahun ini senilai Rp287,7 triliun. Adapun, anggaran untuk PKH tahun depan juga naik menjadi Rp34,4 triliun.
"Uang PKH untuk [perbaikan] gizi anak-anak kita, juga pendidikan untuk anak-anak kita atau modal usaha. Tetapi kalau untuk beli rokok tidak boleh. Kalau ketahuan untuk beli rokok, ini dicabut," tekannya.
Sementara itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang melaporkan bahwa penyaluran PKH secara nasional hingga 30 November 2018 terealisasi sebanyak 96% .
Khusus DKI Jakarta, penerima PKH sebanyak 66.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan realisasi tahap keempat sebesar 97%.
Agus menambahkan kenaikan anggaran PKH menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sehingga angka kemiskinan diharapkan bisa turun hingga 8,5%-9,5% pada tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Terekam CCTV, Gamelan Ndalem Pujokusuman Jogja Digondol Maling
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Penerbangan Normal, Amphuri Sebut Umrah DIY Tetap Berjalan
- Imbas Serangan Drone, Kedubes AS di Riyadh Tutup Layanan Total
- Gerakan Jogja Berhati Nyaman di DPRD Kota Jogja Kini Dua Kali Sepekan
- Jadi Daya Tarik Budaya, Melasti Ngobaran Masuk Kalender Wisata 2027
- Film Setan Alas Usung Meta-Horor, Tayang Serentak 181 Layar Bioskop
- Waspada Inflasi, BPS Kota Jogja Pantau Dampak Perang Terhadap Emas
- Ada Kebijakan WFA, Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Kali
Advertisement
Advertisement







