Jurnalis Kritis Jamal Kashoggi, Diduga Diracun Lalu Dimutilasi di Kantor Konsulat Arab Saudi

Jamal Kashoggi. - AP
17 Oktober 2018 21:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Misteri hilangnya jurnalis Arab Saudi Jamal Kashoggi mulai terkuak. Ia diduga dihabisi secara sadis.

Jamal Kashoggi diduga dibantai hidup-hidup di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Seorang sumber mengklaim mendengar rekaman suara detik-detik Kashoggi dieksekusi dengan sadis.

Bukti tersebut didapat dari rekaman suara di jam tangan Apple yang dikenakan Kashoggi.

Dari rekaman itu diketahui Kashoggi diseret dari kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul ke sebuah meja. Di meja tersebut Kashoggi diekskusi, disuntik dengan cairan beracun kemudian dimutilasi.

Menurut si sumber, dalam rekaman tersebut juga terdengar jeritan sekarat Kashoggi saat disuntik dengan cairan tak diketahui hingga akhirnya meregang nyawa.

"Tidak ada upaya untuk menginterogasi [Kashoggi]. Mereka memang ingin membunuhnya," kata si sumber yang enggan disebutkan identitasnya seperti dikutip Dailymail.

Rekaman tersebut muncul tak lama setelah kepolisian Turki merilis pernyataan terkait hilangnya Jamal Kashoggi. Polisi juga memastikan Kashoggi dibunuh dan dimutilasi di dalam kantor Konjen Arab Saudi di Istanbul.

Pernyataan polisi dibenarkan pejabat Turki yang menyebut aparatnya telah memiliki bukti-bukti kuat terkait pembunuhan Kashoggi.

Kecurigaan menguat, kata si pejabat, lantaran konsulat Arab Saudi di Istanbul Mohammad al Otaibi mendadak meninggalkan Turki dengan penerbangan komersil.

Sementara itu, Pangeran Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman membantah terlibat dalam pembunuhan Kashoggi. Hal ini disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Twitternya.

Jamal Kashoggi selama ini dikenal sebagai jurnalis yang kritis terhadap rezim Arab Saudi.

Sumber : Suara.com