KPK Periksa Nusron Wahid 5 Jam, Dalami Dugaan Setoran di Kementerian ATR BPN
KPK mendalami dugaan setoran rutin dan penerimaan uang oleh orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam pemeriksaan selama lima jam.
Mohammed bin Salman./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA- Imam Masjidil Haram Sheikh Saleh al-Talib ditangkap setelah mengkritik pemerintah.
Kerajaan Arab Saudi menahan imam Masjidil Haram Sheikh Saleh al-Talib, setelah mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap tak sesuai ajaran mazhabnya.
Saleh al-Talib dalam khotbahnya, mengkritik kebijakan pemerintah yang kekinian membolehkan kaum lelaki bercampur dengan perempuan di ruang-ruang publik.
Kelompok advokasi Prisoners of Conscience, seperti diberitakan Al Jazeera, Rabu (23/8/2018), mengungkapkan Saleh al-Talib ditangkap polisi pada Minggu (19/8/2018) akhir pekan lalu.
Sementara media Khaleej Online melaporkan, Talib yang juga ulama fatwa Mekah itu dalam khotbahnya mencemooh kebijakan pemerintah yang mengizinkan kaum perempuan bercampur dengan lelaki di arena konser serta hiburan lainnya.
Meskipun tidak ada kritik langsung terhadap keluarga kerajaan Saudi dalam pidatonya, cemoohan Talib itu jelas menyasar kebijakan pemerintah dalam beberapa bulan terakhir yang melonggarkan ketentuan hukum Islam mengenai kehadiran perempuan di acara-acara publik.
Beberapa jam setelah penangkapannya, kedua akun media sosial sang imam dinonaktifkan. Yahya Assiri, aktivis HAM Saudi yang berbasis di Inggris, mengatakan "Kerajaan Saudi kini memantau setiap tokoh berpengaruh yang melancarkan kritik."
Untuk diketahui, sejak Mohammed bin Salman menjadi Putra Mahkota Kerjaaan Saudi pada Juni 2017, puluhan imam, aktivis hak-hak perempuan dan anggota keluarga kerajaan ditahan.
Sejumlah pengkhotbah beken yang ditahan ialah Salman al-Awdah, Awad al-Qarni, Farhan al-Malki, Mostafa Hassan dan Safar al-Hawali.
Al-Awdah dan al-Qarni, yang memiliki jutaan pengikut di media sosial, ditangkap September lalu dan dituduh memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin—kelompok yang masuk daftar teroris.
Sementara al-Hawali (68), ditahan setelah menerbitkan buku setebal 3.000 halaman yang menyerang dinasti Salman atas hubungan mereka dengan Israel. Al-Hawali menyebut keluarga Salman berkhianat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
KPK mendalami dugaan setoran rutin dan penerimaan uang oleh orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam pemeriksaan selama lima jam.
Bank Jateng kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dalam ajang Solo Raya Impact Awards (SRIA) 2026
Live viewing BTS ARIRANG hadir di CGV dan Cinépolis. Simak jadwal, harga tiket, serta daftar bioskop di berbagai kota, termasuk Jogja.
Singapura mencatat konsumsi minyak 93,63 barel per kapita pada 2025. Simak daftar 15 negara dan wilayah tertinggi.
Jorge Jesus menanggapi keputusan Cristiano Ronaldo pensiun dari Portugal. Ia mengaku konflik mungkin mempercepat keputusan tersebut, tetapi tak merasa bersalah.
Disdukcapil Bantul mengevaluasi inovasi Aksi Mesra dan meminta 14 gereja memperbarui kerja sama pencatatan perkawinan agar layanan adminduk tetap berjalan.