HASIL SURVEI : Ma'ruf Amin Bikin Pemilih Jokowi Turun, Sandiaga Naikkan Elektabilitas Prabowo

Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc). - JIBI/doc
21 Agustus 2018 20:09 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Survei terbaru mengenai elektabilitas capres dan cawapres menghasilkan fakta mengejutkan.

Sandiaga Uno menimbulkan sentimen positif terhadap kantong suara pendukung Prabowo Subianto, setelah keduanya mendeklarasikan diri sebagai pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pilpres 2019.

Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA, jumlah dukungan kepada Prabowo meningkat di tiga segmentasi pemilih, yakni perempuan, pemilih pemula, dan kaum terpelajar.

Peneliti senior LSI Adji Alfaraby menuturkan, pada segmen pemilih perempuan, elektabilitas Prabowo meningkat menjadi 30 persen dari sebelumnya 25,2 persen.

Sementara pada segmen pemilih muda meningkat menjadi 39,5 persen dari sebelumnya 34,2 persen. Sedangkan pada pemilih kaum terpelajar meningkat menjadi 44,5 persen dari sebelumnya 37,4 persen. "Masuknya Sandiaga membawa sentimen positif sehingga menambah kekuatan Prabowo," kata Adjie di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/8/2018).

Selain itu kata Adjie, masuknya Sandiaga juga turut memberi dampak positif terhadap elektabilitas Prabowo.

Sebelumnya elektabilitas Prabowo hanya 28,8 persen, kini meningkat menjadi 29,5 persen. Kondisi sebaliknya justru terjadi di kubu Joko Widodo dan Maruf Amin.

Masuknya Maruf sebagai bakal cawapres justru membuat elektabilitas Jokowi menurun. Sebelumnya, elektabilitas Jokowi berada di posisi 53,6 persen.

Kendati begitu, setelah ditetapkan Maruf sebagai cawapres, elektabilitas pasangan tersebut turun menjadi 52,2 persen.

"Walaupun tidak signifikan, tapi Maruf Amin mengurangi elektabilitas Jokowi," tutupnya

Sumber : Suara