GEMPA LOMBOK: Presiden Jokowi Minta Pencarian Korban Hilang Diprioritaskan

Evakuasi warga yang tertimpa atap masjid menggunakan alat berat. - Twitter/@Sutopo_PN
10 Agustus 2018 23:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Presiden Joko Widodo meminta pencarian korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang masih belum ditemukan menjadi prioritas.

"Saya minta evakuasi yang belum ditemukan harus menjadi prioritas," katanya ketika menggelar rapat terbatas terkait bencana alam di NTB di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (10/8/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ia menyebutkan, dirinya secara update mendapatkan laporan dari lapangan terkait pencarian korban yang terus dilakukan secara intensif.

Bahkan kini, sebutnya sudah banyak mulai menggunakan alat-alat berat.

"Dan untuk penanganan pengungsi dan korban gempa, saya minta untuk dipastikan ketersediaan logistik, tenda, selimut, makanan terutama makanan untuk bayi, obat-obatan, pasokan air, serta yang berkaitan dengan listrik," jelasnya.

Ia juga selalu mendapatkan laporan update dari lapangan mengenai jumlah korban baik korban yang meninggal maupun korban luka-luka serta jumlah kerusakan mulai dari rumah, sekolah, dan fasilitas umum.

"Dan selang beberapa lama setelah gempa yang pertama terjadi saya juga telah perintahkan langsung kepada Kepala BNPB pada Basarnas dan Panglima TNI serta Polri untuk segera langsung bergerak dan fokus kepada upaya-upaya evakuasi termasuk di dalamnya evakuasi wisatawan yang ada di pulau di sekitar Lombok, memberikan perawatan kepada para korban, dan penanganan pengungsi," terangnya.

Sejumlah pejabat turut serta dalam ratas tersebut Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkopolhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Mensos Idrus Marham, Menko PMK Puan Maharani, Menkeu Sri Mulyani, Menlu Retno LP Marsudi, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Menpar Arief Yahya.

Sumber : Antara