Korban Gempa Venezuela Tembus 1.430 Jiwa, 300 Susulan Terjadi

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 28 Juni 2026 14:17 WIB
Korban Gempa Venezuela Tembus 1.430 Jiwa, 300 Susulan Terjadi

Sebuah bangunan yang rusak setelah diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 di Negara Bagian La Guaira, Venezuela, Kamis (25/6/2026). ANTARA/Xinhua/Marcos Salgado/aa.

Harianjogja.com, MEXICO — Korban tewas akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Sabtu (27/6/2026), jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 1.430 orang, sementara 3.238 lainnya mengalami luka-luka.

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa tersebut.

“Saat ini, kami telah mendata yakni ada 1.430 saudara, saudari kami yang, sayangnya, telah meninggal dunia. Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga dan kerabat terkasih mereka,” kata Rodriguez dalam pidato yang disiarkan televisi nasional.

Ia menjelaskan, bantuan medis telah diberikan kepada ribuan korban luka. Selain itu, pemerintah juga mencatat sedikitnya 3.142 keluarga kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut dan kini membutuhkan penanganan darurat.

Upaya tanggap darurat terus dilakukan. Tim medis telah memberikan sekitar 12.000 layanan konsultasi kesehatan di wilayah terdampak, sementara lebih dari 5.000 orang telah menerima bantuan di berbagai pos layanan medis.

300 Gempa Susulan, Warga Diminta Tetap Tenang

Rodriguez mengungkapkan, sejak gempa utama terjadi pada 24 Juni, tercatat lebih dari 300 gempa susulan mengguncang wilayah tersebut.

“Sejak pukul 18:03 pada 24 Juni hingga sekarang, kami telah mencatat total 302 peristiwa seismik,” ujarnya.

Gempa susulan tersebut terjadi di sepanjang tiga patahan geologis utama yang melintasi Venezuela. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang, mengikuti arahan resmi, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, termasuk isu tsunami yang sempat beredar.

Dua gempa utama yang memicu bencana ini masing-masing berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5, menurut data United States Geological Survey.

Sebelumnya, data awal menyebutkan korban tewas sebanyak 920 orang dengan 3.360 luka-luka. Namun, angka tersebut terus meningkat seiring proses evakuasi dan pendataan yang masih berlangsung.

Selain korban jiwa, dampak kerusakan juga sangat besar. Hampir 400 bangunan tempat tinggal dilaporkan hancur, infrastruktur vital termasuk rumah sakit mengalami kerusakan, dan bandara utama negara tersebut terpaksa ditutup.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut dan menyatakan kesiapan negaranya untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada Venezuela.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online