Gunung Agung Semburkan Lava Pijar Setinggi 2 Km, Warga Dengar Dentuman

Cahaya magma dalam kawah Gunung Agung terpantul pada abu vulkanis ketika diabadikan dari Desa Datah, Karangasem, Bali, Jumat (29/6). - Suara.com
02 Juli 2018 22:43 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, KARANGASEM - Gunung Agung di Karangasem Bali mengalami erupsi beberapa kali pada Snein (2/7/2018).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Agung pada Senin (2/7/2018) pukul 21.04 Wita melontarkan lava pijar keluar kawah hingga 2 kilometer.

"Lava pijar itu keluar hingga jarak 2 kilometer dari kawah," kata Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana.

Dia menjelaskan, bahwa telah terjadi erupsi lagi dengan tinggi kolom abu teramati 2.000 m di atas puncak atau 5.142 m di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi 7 menit 21 detik.

"Erupsi terjadi secara Strombolian dengan suara dentuman," tuturnya.

Dia menegaskan, saat ini Gunung Agung berada pada Level III (Siaga). Dan rekomendasi untuk masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landasan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Dikabarkan sebelumnya dari pukul 06.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita terjadi letusan sebanyak 5 kali dengan hembusan 18 kali.

Sumber : okezone.com