Advertisement
Bashar al Assad: Serangan Rudal Koalisi ke Suriah adalah Tindakan Agresi Militer
Para delegasi menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas kondisi di Suriah di Markas PBB, New York, 22 Februari 2018. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan serangan rudal negara-negara Barat ke negaranya merupakan sebuah tindakan agresi militer. Hal itu disampaikan Assad ketika bertemu dengan para anggota parlemen Rusia setelah AS, Inggris, dan Prancis melancarkan serangan militer ke Suriah.
Aksi itu bertujuan untuk membalas dugaan serangan gas beracun oleh Pemerintah Suriah terhadap kelompok pemberontak.
Advertisement
Rusia, negara yang membantu Assad dalam menghadapi kelompok pemberontak, mengecam keras serangan tersebut dan meminta Dewan Keamanan PBB segera melakukan sidang darurat.
“Dari sudut pandang saya sebagai presiden, ini merupakan sebuah agresi dan kita berpendapat sama,” ujar anggota parlemen Rusia Sergei Zheleznyak mengutip pernyataan Assad sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (15/4/2018).
BACA JUGA
Sistem Pertahanan Rusia
Presiden Suriah berada dalam keadaan sehat dan terus bekerja di Damaskus, ujar para anggota parlemen itu.
Mereka juga memuji sistem pertahanan Suriah yang menggunakan teknologi Rusia guna menghadapi serangan negara Barat.
Seorang pejabat militer Rusia mengatakan sistem pertahanan udara Suriah mampu mengintersepsi 71 dari 105 rudal yang diluncurkan AS, Inggris, dan Prancis.
“Kemarin kami melihat agresi Amerika Serikat dan kami mampu mematahkan serangan sekitar 70 rudal,” ujar anggota parlemen Rusia Dmitry Sablin mengutip pernyataan Assad.
Rusia menyatakan siap untuk mempertimbangkan bantuan sistem rudal darat-udara jenis S-300 akibat serangan negara Barat tersebut.
Sementara itu, Pentagon mengklaim serangan itu sukses memukul tiga fasilitas senjata kimia Suriah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 5 April 2026
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
- Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak
Advertisement
Advertisement







