Advertisement
Seorang Pendaki Asal Selandia Baru Dikabarkan Hilang di Merbabu sejak Jumat
Bunga Edelweis dengan latar belakang Gunung Merapi terlihat dari jalur pendakian Selo, Gunung Merbabu, Boyolali, Sabtu (16/8 - 2015). (Solopos/Ardiansyah Indra Kumala)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO -- Seorang pendaki asing dikabarkan hilang di Gunung Merbabu. Tim SAR masih mencari keberadaannya, dan hingga berita ini diturunkan, survivor belum ditemukan.
Andrey Voytech, pendaki asal Selandia Baru itu dilaporkan hilang sejak Jumat (30/3/2018). Kepala BTNG Merbabu Edy Sutiyarto saat dihubungi Solopos.com melalui telepon Minggu (1/4/2018) malam mengatakan pencarian terhadap Andrey dihentikan sementara. Pencarian dilanjutkan pada Senin (2/4/2018).
Advertisement
“Rencananya besok [Senin] pencarian dengan melibatkan SAR dari berbagai daerah di sekitar Merbabu akan dilakukan. Kami berharap pendaki ini segera ditemukan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari akun @PendakiJakarta, Andrey diketahui berangkat pada Jumat dini hari pukul 03.00 WIB dari Hotel Sanjay, Boyolali. Beberapa saat kemudian, dia memberitahu temannya bahwa dirinya berada di Pos I Merbabu.
Pendakian itu berlangsung tanpa masalah hingga siang hari. Bahkan, kabarnya Andreu sempat mengirim foto selfie di Puncak Kenteng Songo (3.142 mdpl) kepada temannya.
Sore hari sekitar pukul 15.47 WIB, Andrey masih sempat memberitahu temannya bahwa dirinya sedang berada di hutan. Pada saat yang sama, seorang pendaki asal Jakarta melihatnya sedang bermain dengan monyet.
Satu jam kemudian, dua pendaki lainnya asal Batang juga bertemu dengan Andrey. Saat itu, mereka berada di Pos I.
Momen itu merupakan kali terakhir keberadaan Andrey diketahui. Setelah itu, Andrey benar-benar hilang kontak hingga dalam pencarian. (Akhmad Ludiyanto)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemkab Bantul Jamin Biaya Perawatan Korban Bencana Angin Kencang
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Jamkesda Jogja Disiapkan
- Kasus TBC Jogja 1.333 Orang, Dinkes Perkuat Skrining Kontak
- Pengaduan Kopdes Merah Putih Kini Bisa Lewat Call Center
- Bupati Bantul Larang Mercon dan Perang Sarung Saat Ramadan
- Dana Desa Rp200 Juta Disiapkan untuk Ketahanan Pangan Tirtohargo
- 34.143 Warga Sleman Keluar dari BPJS Kesehatan, Pemkab Reaktivasi
- SPPG Seyegan Sesuaikan MBG saat Ramadan dan Libur Nasional
Advertisement
Advertisement



