Advertisement

Menteri Koperasi: Koperasi Kunci Ekonomi Pancasila Berkeadila

Newswire
Senin, 27 April 2026 - 04:57 WIB
Sunartono
Menteri Koperasi: Koperasi Kunci Ekonomi Pancasila Berkeadila Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Advertisement

Harianjogja.com, KUPANG—Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono tekankan koperasi jadi kunci sistem ekonomi Pancasila berkeadilan. "Ke depan, kita tidak hanya berbicara soal angka, tetapi juga nilai. Koperasi harus kembali pada semangat kekeluargaan, gotong royong dan kebersamaan," katanya di Kupang, Minggu (26/4/2026).

Pernyataan disampaikan saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Kopdit Swasti Sari Tahun Buku 2025 di hotel Kupang. Acara dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, kepala dinas terkait, dan 272 utusan anggota koperasi.

Advertisement

Ferry sampaikan langkah strategis pemerintah perkuat koperasi: undang-undang baru perkoperasian, penjaminan simpanan, pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penguatan organisasi dan SDM lewat pendidikan koperasi jadi prioritas utama.

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma apresiasi peran Kopdit Swasti Sari dorong perekonomian daerah. Pemda NTT dorong koperasi jadi sokoguru ekonomi lokal bersinergi program pembangunan berkelanjutan.

Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari Lambertus Ara Tukan laporkan hingga Tahun Buku 2025 koperasi punya 217 ribu anggota di enam provinsi. Total aset Rp1,24 triliun dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp15,78 miliar.

Laporan keuangan dapat opini wajar tanpa pengecualian dari auditor independen dan predikat sehat. Koperasi tak hanya aspek ekonomi tapi nilai kejujuran, keadilan, solidaritas, tanggung jawab sosial.

Adapun Koperasi Merah Putih merupakan entitas ekonomi strategis yang didirikan dengan semangat kemandirian bangsa untuk memperkuat kedaulatan ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Sejalan dengan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, koperasi ini dirancang sebagai motor penggerak bagi para pelaku UMKM, petani, dan nelayan agar memiliki akses yang lebih luas terhadap permodalan, teknologi, serta jaringan pasar yang kompetitif.

Dengan mengedepankan asas kekeluargaan dan gotong royong, Koperasi Merah Putih berfungsi sebagai wadah konsolidasi kekuatan ekonomi kecil guna menghadapi tantangan pasar global, sekaligus memastikan bahwa distribusi kesejahteraan dapat menjangkau lapisan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

​Implementasi program Koperasi Merah Putih juga terintegrasi dengan berbagai kebijakan nasional, termasuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan energi melalui pengelolaan sumber daya lokal secara kolektif.

Dalam berbagai arahannya, pemerintah menekankan bahwa koperasi harus kembali menjadi soko guru perekonomian Indonesia yang modern, profesional, dan akuntabel demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Melalui transformasi digital dan manajemen yang transparan, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menghapus praktik tengkulak yang merugikan produsen kecil, sehingga mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Ramalan Zodiak 27 April: Emosi Naik, Karier Diuji

Ramalan Zodiak 27 April: Emosi Naik, Karier Diuji

Jogja
| Senin, 27 April 2026, 07:57 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement