Advertisement

Militer AS Tetap Siaga di Sekitar Iran hingga Ada Kesepakatan Nyata

Newswire
Kamis, 09 April 2026 - 13:27 WIB
Maya Herawati
Militer AS Tetap Siaga di Sekitar Iran hingga Ada Kesepakatan Nyata Foto ilustrasi serangan udara, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Advertisement

Harianjogja.com, ISTANBUL— Ketegangan di kawasan Timur Tengah belum benar-benar mereda. Militer Amerika Serikat masih dipertahankan di sekitar Iran meski kesepakatan gencatan senjata telah diumumkan.

Presiden Donald Trump menegaskan seluruh kapal, pesawat, dan personel militer AS akan tetap berada di wilayah tersebut hingga kesepakatan benar-benar dipatuhi secara penuh.

Advertisement

“Seluruh kekuatan militer kami akan tetap berada di dalam dan di sekitar Iran hingga kesepakatan nyata yang dicapai sepenuhnya dipatuhi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menyebut kemungkinan pelanggaran sangat kecil. Namun, jika hal itu terjadi, respons militer disebut akan jauh lebih besar dibanding sebelumnya.

“Jika karena alasan apa pun hal itu tidak terjadi, maka penembakan akan dimulai dengan skala yang lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat dari yang pernah dilihat sebelumnya,” katanya.

Trump juga menyinggung bahwa kesepakatan terkait pelarangan senjata nuklir sebenarnya telah tercapai sejak lama, meskipun menurutnya masih ada narasi yang menyesatkan.

“Tidak ada senjata nuklir dan Selat Hormuz akan terbuka serta aman,” ujarnya.

Di tengah situasi tersebut, ia menyebut militer AS saat ini dalam kondisi siaga sambil menunggu perkembangan lanjutan.

“Untuk sementara, militer besar kami sedang mempersiapkan diri dan beristirahat, serta menantikan langkah berikutnya,” tambahnya.

Sebagai konteks, Iran dan AS sebelumnya mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa (7/4/2026). Kesepakatan ini dimaksudkan untuk membuka jalan menuju perundingan akhir guna menghentikan konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

Pengumuman itu muncul menjelang batas waktu ultimatum yang beberapa kali diperpanjang oleh Trump, terkait tuntutan pembukaan kembali Selat Hormuz dan penerimaan kesepakatan baru.

Meski ada gencatan senjata, keputusan mempertahankan kekuatan militer menunjukkan situasi di lapangan masih menyimpan potensi eskalasi.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Sertifikat Mbah Tupon Kembali Setelah Setahun Sengketa

Sertifikat Mbah Tupon Kembali Setelah Setahun Sengketa

Bantul
| Kamis, 09 April 2026, 16:47 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement