Advertisement

Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru

Jumali
Jum'at, 03 April 2026 - 10:57 WIB
Jumali
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru Perayaan Jumat Agung yang merupakan peringatan wafat Yesus di kayu salin. - Youtube

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Banyak orang masih menganggap Jumat Agung dan Paskah sebagai perayaan yang serupa, padahal keduanya memiliki makna yang sangat berbeda dalam iman Kristen.

Memahami perbedaan ini penting agar umat tidak hanya mengikuti rangkaian ibadah, tetapi juga benar-benar meresapi perjalanan spiritual dari pengorbanan menuju kemenangan.

Advertisement

Dalam tradisi Kristiani, Pekan Suci menjadi momen refleksi mendalam yang menggambarkan perjalanan emosional dari duka menuju sukacita. Dua puncak utamanya—Jumat Agung dan Paskah—merepresentasikan peristiwa berbeda dalam kehidupan Yesus Kristus.

Jumat Agung memperingati penyaliban dan wafatnya Yesus di Bukit Golgota, sementara Paskah menandai kebangkitan-Nya dari kematian.

Perbedaan Makna yang Mendasar

Greens Boro Day mengungkapkan, Jumat Agung berfokus pada pengorbanan dan penebusan dosa manusia. Umat diajak merenungkan penderitaan yang ditanggung Yesus sebagai wujud kasih yang total.

Sebaliknya, dikutip dari BBC, Paskah menjadi simbol kemenangan atas maut. Kebangkitan Yesus diyakini sebagai tanda harapan baru dan janji kehidupan kekal bagi umat percaya.

Suasana Ibadah yang Berbanding Terbalik

Perbedaan juga terlihat jelas dari suasana perayaan. Pada Jumat Agung, ibadah berlangsung hening, khusyuk, dan penuh refleksi. Gereja biasanya minim ornamen, altar kosong, dan lonceng tidak dibunyikan.

Saat Paskah, suasana berubah menjadi penuh sukacita. Gereja dihiasi bunga, lilin dinyalakan, dan lagu-lagu kemenangan dinyanyikan sebagai simbol kebangkitan.

Pesan Teologis yang Ditekankan

Jumat Agung menegaskan bahwa keselamatan datang melalui pengorbanan. Ini menjadi gambaran kasih Allah yang rela menderita demi manusia.

Sementara itu, Paskah menegaskan bahwa kematian bukanlah akhir. Kebangkitan menjadi bukti bahwa kuasa Allah melampaui segala penderitaan dan kegelapan.

Perbedaan Praktik Ibadah

Pada Jumat Agung, umat biasanya mengikuti penghormatan salib, jalan salib, serta menjalankan puasa dan pantang.

Sedangkan pada Paskah, umat merayakan Vigili Paskah dan misa dengan simbol pembaruan, seperti pembaptisan dan penyalaan lilin Paskah.

Simbol yang Mengiringi Perayaan

Salib menjadi simbol utama Jumat Agung sebagai lambang pengorbanan.

Adapun Paskah identik dengan lilin Paskah, telur sebagai simbol kehidupan baru, serta roti dan anggur yang mengingatkan pada Perjamuan Terakhir.

Makna Utuh Pekan Suci

Jumat Agung dan Paskah merupakan dua bagian yang tidak terpisahkan. Pengorbanan yang terjadi pada Jumat Agung menjadi dasar bagi kemenangan yang dirayakan pada Paskah.

Dengan memahami perbedaan ini, umat tidak hanya menjalani ritual, tetapi juga dapat merasakan makna iman yang lebih dalam—bahwa dari penderitaan dapat lahir harapan baru bagi kehidupan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda

Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda

Jogja
| Jum'at, 03 April 2026, 14:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement