Advertisement
Mudik Lebaran, Penumpang Terminal Kampung Rambutan Naik 100 Persen
Penumpang mulai memadati Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, memasuki lima hari sebelum (H-5) Lebaran, Minggu (15/3/2026). (ANTARA - Siti Nurhaliza)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Jumlah penumpang yang berangkat pada Ahad tercatat melonjak hingga 100% dengan lebih dari 2.000 orang yang memanfaatkan layanan bus antarkota.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan lonjakan jumlah pemudik sudah terlihat sejak pagi hari.
Advertisement
"Sejak pagi sudah mulai terlihat peningkatan jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 dari Terminal Kampung Rambutan, kenaikan sudah mencapai 100 persen," katanya di Terminal Kampung Rambutan, Ahad.
Sejak pagi, calon penumpang terus berdatangan ke terminal untuk kembali ke kampung halaman. Para pemudik terlihat memadati sejumlah area, mulai dari loket penjualan tiket hingga ruang tunggu keberangkatan.
BACA JUGA
Menurut Revi, mayoritas penumpang yang berangkat menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.
"Tadi terlihat jurusan Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera sudah mulai berdatangan penumpang menuju loket maupun ruang tunggu yang ada di terminal," ujarnya.
Ia memperkirakan jumlah pemudik masih akan terus bertambah hingga sore dan malam hari. Banyak masyarakat memilih berangkat setelah menuntaskan pekerjaan maupun mempersiapkan perjalanan sejak pagi hingga siang.
Selain itu, puncak arus mudik di terminal tersebut diperkirakan terjadi pada H-3 hingga H-4 Lebaran. Prediksi ini merujuk pada pola perjalanan pemudik pada tahun-tahun sebelumnya.
"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncak arus mudik biasanya terjadi pada H-3 atau H-4 Lebaran. Hal ini karena waktu perjalanan dari Jakarta menuju daerah di Jawa maupun Sumatera bisa memakan waktu hingga dua hari," katanya.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan juga terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Pada 11 Maret, tercatat sebanyak 587 penumpang diberangkatkan menggunakan 68 bus. Jumlah ini meningkat pada 12 Maret menjadi 700 penumpang dengan 81 bus.
Lonjakan signifikan mulai terlihat pada 13 Maret, dengan 1.694 penumpang yang diberangkatkan menggunakan 147 bus.
Sementara pada 14 Maret, jumlah penumpang kembali meningkat menjadi 2.303 orang dengan 154 bus yang beroperasi.
Adapun pada hari ini hingga siang hari, jumlah penumpang yang tercatat telah mencapai sekitar 2.200 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam.
Dengan meningkatnya arus mudik, pengelola terminal memastikan layanan kepada penumpang tetap berjalan lancar, mulai dari pengaturan keberangkatan bus hingga kenyamanan di area terminal.
Revi juga mengimbau para pemudik agar datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan serta memastikan tiket perjalanan sudah tersedia agar proses keberangkatan dapat berjalan lebih tertib di tengah meningkatnya arus mudik Lebaran tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
Advertisement
Penumpang DAMRI Jogja Naik 20 Persen Jelang saat Mudik Lebaran
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Mudik Gratis CFG Berangkatkan 225 Pemudik dari Jakarta
- KPK Tahan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terkait Kasus Pemerasan THR
- KONI DIY Gandeng RS Hermina Perkuat Layanan Kesehatan Atlet
- Kemlu RI Beri Bantuan Hukum 19 Nelayan Aceh Ditahan di Thailand
- Masalah THR Lebaran di Bantul Muncul, 1 Kasus Naik ke DIY
- Indonesia Pilih Tak Jadi Co-Sponsor Resolusi Konflik Iran vs AS-Israel
Advertisement
Advertisement







