Advertisement
Trump Klaim AS Menang Perang dengan Iran, Operasi Militer Berlanjut
Donald Trump / Instagram realdonaldtrump
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim negaranya telah “memenangkan” perang melawan Iran, meskipun operasi militer masih terus dilanjutkan hingga misi dinyatakan benar-benar selesai.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah acara di Kentucky, Rabu (11/3), di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Advertisement
“Kami tidak akan pergi sampai pekerjaan itu selesai dan itu akan sangat cepat, akan sangat cepat,” kata Trump.
Ketegangan di kawasan disebut meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat bersama Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran.
BACA JUGA
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei.
Trump juga menyebut bahwa militer AS telah menghancurkan 58 kapal angkatan laut Iran dalam operasi tersebut dan menilai operasi militer itu sebagai keberhasilan besar.
“Kami telah menang. Saya beri tahu Anda, kami telah menang. Anda tahu, Anda tidak pernah suka mengatakan terlalu cepat bahwa Anda menang. Kami menang. Kami memenangkan taruhan, pada jam pertama; semuanya sudah berakhir,” ujarnya.
Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat belum akan menghentikan operasi militer tersebut hingga seluruh target operasi dianggap tercapai.
Ia juga menyebut operasi militer itu sebagai sebuah “perjalanan singkat” untuk menyingkirkan ancaman yang menurutnya telah lama membahayakan kepentingan Amerika.
“Anda tahu excursion? Kami harus melakukan perjalanan kecil untuk menyingkirkan beberapa orang jahat, sangat jahat. Itu seharusnya sudah dilakukan sejak 47 tahun lalu. Mereka telah membunuh rakyat kami,” katanya.
Trump juga menuding Iran berambisi menguasai kawasan Timur Tengah dan mengancam keberadaan Israel.
“Mereka sangat kuat, Anda tahu. Mereka akan mencoba menguasai seluruh Timur Tengah. Mereka akan menghancurkan Israel. Mereka tidak tahu apa yang menghantam mereka, bukan? Mereka tidak tahu bahwa mereka dihantam oleh militer Amerika. Mereka tidak mengharapkan hal seperti ini,” ujarnya.
Menurut Trump, dalam 11 hari terakhir operasi militer, pasukan Amerika telah memberikan tekanan besar terhadap Iran.
“Kami tidak ingin pergi terlalu cepat, bukan? Kami harus menyelesaikan pekerjaan ini. Selama 11 hari terakhir, militer kami secara praktis telah menghancurkan Iran, negara yang keras,” kata Trump.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
- Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz hingga Terbakar
- Friderica Widyasari Sari Terpilih Ketua OJK 2026-2031
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
- Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Ajukan Restorative Justice
Advertisement
Sleman Siapkan Rp30 Miliar Bangun Gedung Baru Perpustakaan Daerah
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran 2026: Polisi Antisipasi Macet di Penyangga Malioboro
- Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
- PSIM Unggul 2-1 atas Persijap Babak Pertama, Sempat Mati Lampu
- Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz hingga Terbakar
- Prabowo Target Bangun PLTS 100 Gigawatt, Percepat Swasembada Energi
- 27.200 Warga Sleman Diprediksi Ikuti Salat Idul Fitri, Ini Lokasinya
- YouTube Uji Teknologi Deteksi Deepfake AI untuk Pejabat dan Jurnalis
Advertisement
Advertisement




