Advertisement

Trump Ancam Iran: AS Akan Balas 20 Kali Lipat Jika Selat Hormuz Diblo

Jumali
Selasa, 10 Maret 2026 - 08:57 WIB
Jumali
Trump Ancam Iran: AS Akan Balas 20 Kali Lipat Jika Selat Hormuz Diblo Donald Trump / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait kemungkinan gangguan terhadap jalur pelayaran minyak dunia di Selat Hormuz. Trump menegaskan Washington akan merespons dengan kekuatan jauh lebih besar apabila Teheran mencoba menghentikan aliran minyak melalui jalur strategis tersebut.

Peringatan tersebut disampaikan Trump melalui media sosial pada Senin (9/3/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak akan tinggal diam jika jalur vital perdagangan energi global itu terganggu.

Advertisement

Trump bahkan menyebut respons militer AS dapat mencapai skala yang jauh lebih besar dibandingkan serangan sebelumnya terhadap Iran.

“Jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras dari serangan yang telah mereka terima sejauh ini,” tulis Trump, dikutip Reuters.

Ia juga mengisyaratkan kemungkinan serangan terhadap infrastruktur strategis Iran yang dinilai rentan.

“Kami akan menghancurkan target-target yang mudah diserang yang akan membuat Iran hampir mustahil untuk membangun kembali sebagai sebuah negara,” lanjutnya, sembari menyatakan harapannya agar skenario militer tersebut tidak perlu terjadi.

Selat Hormuz, Jalur Energi Paling Vital

Peringatan Trump menyoroti pentingnya Selat Hormuz dalam sistem perdagangan energi global. Jalur laut ini merupakan salah satu titik paling strategis dalam geopolitik dunia.

Beberapa fakta penting mengenai Selat Hormuz antara lain:

  • Sekitar 20% perdagangan minyak dunia melewati jalur ini setiap hari.
  • Gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker dapat memicu lonjakan harga minyak global.
  • Selat ini menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, menjadikannya titik krusial bagi distribusi energi dunia.

Karena posisinya yang strategis, kawasan tersebut menjadi wilayah yang sangat sensitif secara militer dan ekonomi.

Ketegangan Timur Tengah Memanas

Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Konflik regional dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan tersebut.

Setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan sejumlah negara Teluk, Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut guna melindungi sekutu serta menjaga stabilitas pasar energi global.

Ancaman terbaru dari Trump mempertegas sikap Washington bahwa gangguan terhadap distribusi minyak dunia tidak akan ditoleransi, terutama di tengah situasi geopolitik kawasan yang semakin tidak stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bulog DIY Gencarkan Operasi Pasar dan Distribusi Beras SPHP

Bulog DIY Gencarkan Operasi Pasar dan Distribusi Beras SPHP

Jogja
| Selasa, 10 Maret 2026, 11:07 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement