Advertisement
Begal Modus Mata Elang, Korban Dipukul dan Diceburkan ke Sungai
Ilustrasi perampokan dan perampasan. - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Aksi premanisme jalanan kembali meresahkan warga setelah sebuah komplotan yang mengaku sebagai penagih utang (debt collector) merampas sepeda motor dan menganiaya seorang pengendara.
Peristiwa nahas tersebut menimpa seorang pria yang tengah melintas di kawasan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, tepat di depan sebuah pabrik kaleng pada Selasa (3/3/2026) pagi buta.
Advertisement
Korban yang diketahui bekerja sebagai petugas sekuriti di Bank BSI Cisoka, Tangerang, diadang oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor saat suasana jalan masih sepi sekitar pukul 05.10 WIB.
Modus yang digunakan para pelaku adalah menuduh korban menunggak cicilan kendaraan bermotor selama tiga bulan, meski korban menegaskan telah melakukan pembayaran rutin pada akhir Februari lalu.
BACA JUGA
Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, menyatakan bahwa pihaknya telah memonitor informasi yang viral di media sosial tersebut dan tengah melakukan langkah penyelidikan awal.
"Kami selidiki terlebih dahulu. Korban juga sampai saat ini belum ada membuat laporan ke Polsek Kalideres," ujar Rihold saat memberikan keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dalam rekaman video yang beredar luas, korban tampak terduduk lemas di pinggir jalan dengan pakaian yang kotor dan basah kuyup akibat lumpur hitam dari sungai di sisi jalan.
Korban menceritakan bahwa para pelaku tidak hanya melakukan intimidasi verbal, tetapi juga kekerasan fisik berupa pemukulan di bagian perut sebelum akhirnya mendorong tubuh korban hingga tercebur ke dalam kali.
Kejadian bermula saat motor korban dipepet secara tiba-tiba dari arah depan dan belakang hingga hampir terjatuh, lalu salah satu pelaku mencabut kunci kontak secara paksa.
Setelah melumpuhkan korban dengan cara menceburkannya ke sungai, komplotan tersebut langsung melarikan diri membawa sepeda motor, tas berisi uang tunai, ponsel, serta dokumen penting seperti KTP dan Kartu Tanda Anggota (KTA) milik korban.
Menanggapi maraknya aksi kriminal bermodus "mata elang" [matel] di jalur utama Jakarta–Tangerang tersebut, Polsek Kalideres berjanji akan mengintensifkan patroli rutin oleh Tim Opsnal Unit Reskrim.
Pengawasan di sepanjang Jalan Daan Mogot akan diperketat guna mencegah terulangnya aksi begal serupa yang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Skandal Goreng Saham, OJK Bekukan Aset Rp14 Triliun dan 2 Tersangka
- Drama OTT Bupati Pekalongan, KPK Tangkap Fadia Arafiq di SPKLU
- Bahlil Buka-bukaan Stok BBM RI Cuma Cukup 25 Hari, Ini Alasannya
- Skandal Manipulasi IPO, OJK Geledah Kantor Sekuritas PT MASI di SCBD
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
Advertisement
Sensasi Bukber di Dadap Sumilir Kulonprogo dengan Menu Iwak Kali Progo
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Bandara Zayed Abu Dhabi Buka Terbatas Usai Konflik
- Harga Minyak Tembus 80 Dolar AS, APBN 2026 Tertekan
- BKK Keistimewaan Gunungkidul Naik Rp120 Juta
- BYD Great Tang Tantang Mercedes GLS, Rilis 5 Maret
- Langkah Leo-Bagas Terhenti di 32 Besar All England
- Sandy Walsh Main 71 Menit, Buriram Imbang
- GoTo Naikkan BHR 2026 Jadi Rp110 Miliar, Dua Kali Lipat
Advertisement
Advertisement







