Nyaris Tewas, Wali Kota di Filipina Ini Selamat dari Serangan Brutal

Jumali
Jumali Senin, 26 Januari 2026 12:07 WIB
Nyaris Tewas, Wali Kota di Filipina Ini Selamat dari Serangan Brutal

Ilustrasi penembakan/Ist-Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Shariff Aguak, Akmad Ampatuan Sr., selamat dari upaya pembunuhan brutal yang menargetkan konvoi kendaraannya di Maguindanao del Sur, Filipina Selatan, Minggu (25/1/2026) pagi.

Serangan terjadi sekitar pukul 06.30 waktu setempat, melibatkan pelontar granat dan tembakan senapan terhadap rombongan mobil wali kota. Meski menjadi sasaran utama, Philstar mengungkapkan, Ampatuan Sr. selamat tanpa luka serius, sementara dua pengawal mengalami cedera ringan dan segera mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Regional Bangsamoro.

Tiga pelaku yang melarikan diri usai serangan, yakni Budtong Alim Pendatun, Tekz Malid Pendatun, dan Puasa Oting Madid, berhasil dikepung aparat gabungan polisi dan tentara di Barangay Meta. Dalam baku tembak yang terjadi saat penangkapan, ketiganya tewas akibat luka tembak.

Kendaraan cadangan dalam konvoi juga rusak akibat serangan. Pihak berwenang kini menelusuri motif serangan yang disebut sebagai percobaan pembunuhan ketiga terhadap Ampatuan Sr. Selama lebih dari satu dekade, wali kota ini pernah beberapa kali menjadi target serangan serupa, termasuk saat dalam perjalanan dari Shariff Aguak menuju Kota Cotabato.

Keberhasilan aparat cepat menetralisir pelaku diharapkan dapat menahan eskalasi kekerasan lebih lanjut di wilayah yang dikenal rawan konflik tersebut. Pihak kepolisian setempat terus mengintensifkan penyelidikan untuk memastikan keamanan pejabat dan masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online