Advertisement
Gempa M 4,1 Guncang Bener Meriah, Dipicu Sesar Aktif
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, BENER MERIAH—Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Selasa (3/2/2026) pagi. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di daratan Aceh.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah I, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa gempa terjadi pada pukul 05.38.34 WIB. Hasil pemantauan BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 4,92 derajat Lintang Utara dan 96,78 derajat Bujur Timur.
Advertisement
Lokasi episenter gempa berada di darat, tepatnya sekitar 23 kilometer arah barat laut Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dengan kedalaman hiposenter sekitar 10 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Hendro Nugroho dalam keterangan resminya.
BACA JUGA
Berdasarkan laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan cukup jelas di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, intensitas gempa mencapai skala III–IV MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan oleh beberapa orang di luar rumah, disertai bunyi berderik pada pintu dan jendela, dinding berbunyi, serta kemungkinan gerabah pecah.
Sementara itu, di wilayah Kabupaten Bireuen, gempa dirasakan dengan intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga laporan ini disusun, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa bumi tersebut.
BMKG juga mencatat bahwa hingga pukul 06.03 WIB belum terpantau adanya aktivitas gempa bumi susulan pascagempa utama yang mengguncang wilayah Bener Meriah.
Seiring dengan kejadian tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama informasi yang beredar di luar saluran resmi.
“Pastikan informasi resmi terkait gempa bumi hanya bersumber dari BMKG dan disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” ujar Hendro Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo 2026, Polresta Jogja Bidik Pelanggar Lalin
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Harga Referensi CPO Naik Jelang Imlek dan Ramadan 2026
- Prabowo Evaluasi Setahun Pemerintahan di Rakornas Pusat-Daerah 2026
- DPR Minta Investigasi Dugaan Gas Kimia di Terminal Merak
- Pelaporan SPT Tahunan Tembus 1,15 Juta hingga Awal Februari 2026
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca 3,5 Meter di Tempel
- OPINI: Reorientasi Management Hibah Sanggar
- Kasus Leptospirosis Gunungkidul 2025 Capai 30 Orang, 1 Warga Meninggal
Advertisement
Advertisement



