Advertisement
DPR Minta Investigasi Dugaan Gas Kimia di Terminal Merak
Rapat paripurna DPR RI. - Bisnis Idonesia/Dwi Prasetya
Advertisement
DPR Minta Investigasi Dugaan Gas Kimia di Terminal Merak
DPR RI mendesak investigasi dugaan kepulan gas kimia di PT Vopak Terminal Merak Cilegon demi memastikan keselamatan warga dan lingkungan.
Advertisement
dugaan kebocoran gas, PT Vopak Terminal Merak, gas kimia Cilegon, DPR RI Komisi VII, investigasi industri kimia, keselamatan lingkungan industri, kepulan asap kimia, keamanan pabrik kimia, insiden industri Banten, pengawasan industri berisiko, mitigasi kebocoran gas, pemantauan lingkungan Cilegon, regulasi industri kimia, keselamatan masyarakat sekitar pabrik, investasi industri aman, Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA-Dugaan kepulan gas di kawasan pabrik penyimpanan bahan kimia PT Vopak Terminal Merak, Cilegon, Banten, mendapat perhatian serius dari DPR RI. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mendesak pemerintah melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan tidak ada risiko lanjutan terhadap keselamatan warga dan lingkungan sekitar.
Desakan tersebut disampaikan menyusul penjelasan awal kepolisian yang menyebutkan kepulan asap bukan berasal dari kebocoran tangki maupun pipa, melainkan dari aktivitas pembersihan pipa. Meski demikian, menurut DPR, penjelasan teknis tersebut tetap perlu diperjelas secara terbuka agar tidak menimbulkan kekhawatiran publik.
Chusnunia menegaskan bahwa perusahaan harus menyampaikan keterangan resmi secara transparan, termasuk langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan untuk menjamin keamanan lingkungan.
“Tentunya harus ada penjelasan resmi dari pihak perusahaan sendiri dan langkah mitigasi yang lebih jelas untuk memastikan keamanan lingkungan, mengingat lokasi pabrik berdekatan dengan permukiman padat penduduk,” kata Chusnunia di Jakarta, Senin.
Menurutnya, penelusuran mendalam perlu dilakukan guna memastikan tidak terdapat paparan zat berbahaya lanjutan yang berpotensi mengancam keselamatan warga. Langkah tersebut juga dinilai penting sebagai bagian dari standar pengamanan terhadap insiden industri dengan tingkat risiko tinggi.
Selain investigasi teknis, Chusnunia juga meminta perusahaan meningkatkan edukasi keselamatan, tidak hanya bagi pekerja internal, tetapi juga bagi masyarakat sekitar serta warga yang melintas di kawasan industri tersebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi.
“Kita bersama tentunya harus terus mendorong investasi yang sehat dan memprioritaskan keselamatan kesehatan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sebelumnya, kepulan asap tebal berwarna kuning kecokelatan muncul dari area pabrik penyimpanan bahan kimia PT Vopak Terminal Merak pada Sabtu (31/1), yang memicu kepanikan warga di sekitar Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, Banten.
Sejumlah warga mengaku mengalami gangguan kesehatan ringan setelah kejadian tersebut, mulai dari pusing, mual, hingga muntah, sehingga memunculkan kekhawatiran akan adanya kebocoran gas berbahaya.
Pemerintah Kota Cilegon memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kejadian tetap dalam keadaan aman. Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan pihak perusahaan masih melakukan pemantauan lanjutan sebagai langkah kehati-hatian.
Robinsar menegaskan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi kebocoran pipa maupun tangki penyimpanan bahan kimia, meski pemantauan berkelanjutan tetap dilakukan untuk memastikan keamanan warga dan lingkungan sekitar kawasan industri tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Libur Lebaran, Mas Marrel Minta Wisatawan Ikut Jaga Kebersihan Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Atletico Madrid Menang 1-0 atas Getafe, Molina Jadi Penentu
- Bayern Ditahan Leverkusen 1-1, Dortmund Menang 2-0 atas Augsburg
- Jadwal Imsakiyah Jogja 15 Maret 2026, Cek Waktu Sahur dan Buka
- Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Dinilai Ancaman Demokrasi
- Arus Mudik 2026, Kendaraan Masuk Jogja via Tol Prambanan Naik
- Diskon Tol Mudik 2026: Tarif Cikampek-Kalikangkung Dipangkas
Advertisement
Advertisement








