Serabi 2026 Latih 1.800 UMKM Perempuan Kuasai Bisnis Digital

Newswire
Newswire Sabtu, 16 Mei 2026 14:47 WIB
Serabi 2026 Latih 1.800 UMKM Perempuan Kuasai Bisnis Digital

SERABI 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data. /Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA—Grab Indonesia memperkuat pemberdayaan UMKM perempuan melalui program Arisan Sekumpulan Perempuan Bisa (SERABI) Spesial Ulang Tahun 2026. Lewat program ini, lebih dari 1.800 pelaku usaha perempuan di 13 kota dibekali strategi bisnis digital, pengelolaan harga, hingga pemanfaatan data untuk meningkatkan keuntungan usaha secara berkelanjutan.

Program bertajuk Teman Perempuan Bisa: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis tersebut tidak hanya menjadi ruang berkumpul komunitas Mitra GrabMerchant perempuan. Grab Indonesia juga mengarahkan kegiatan itu sebagai gerakan Usaha Digital Anti Boncos agar pelaku UMKM semakin memahami pola bisnis digital yang sehat dan mampu mengelola usaha secara lebih terukur.

Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, mengatakan kegiatan SERABI 2026 melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Program tahun ini mengundang lebih dari 1.800 peserta yang tersebar di 13 kota di Indonesia,” kata Iki dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, strategi edukasi dalam program tersebut bertumpu pada tiga pilar utama untuk mempercepat perkembangan bisnis Mitra GrabMerchant. Pilar pertama adalah Bisa Ngerti Tren yang membantu pelaku usaha memahami pola permintaan konsumen melalui data tren makanan sehingga mereka dapat menyesuaikan produk, menu, dan strategi promosi sesuai kebutuhan pasar.

Pilar kedua yakni BisaMatika, berupa lokakarya penetapan harga online yang mengajarkan cara menghitung harga jual agar margin keuntungan tetap mampu menutup biaya layanan, operasional, hingga promosi. Sementara pilar ketiga adalah Bisa Mengembangkan Usaha yang mendorong pelaku UMKM memanfaatkan layanan GrabModal Mantul secara lebih bijak dan terencana untuk memperbesar skala usaha.

“GrabModal Mantul merupakan solusi modal usaha khusus bagi Mitra GrabMerchant yang ingin memperbesar bisnisnya,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, Grab berharap para mitra tidak lagi hanya berorientasi pada penjualan semata, melainkan mampu memahami produk paling menguntungkan, mengelola biaya secara tepat, serta mengambil keputusan bisnis berbasis data agar usaha berkembang lebih sehat dan berkelanjutan.

Arisan SERABI 2026 digelar mulai akhir April hingga Mei 2026 di 13 kota besar Indonesia, meliputi Jakarta, Medan, Pekanbaru, Lampung, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Samarinda, dan Balikpapan. Program ini sekaligus melanjutkan perkembangan komunitas SERABI yang sejak 2023 terus bertumbuh dari komunitas kecil menjadi wadah ribuan UMKM perempuan di berbagai daerah.

“Program ini melanjutkan dampak positif SERABI yang sejak 2023 telah berkembang dari komunitas kecil menjadi wadah bagi ribuan pelaku UMKM perempuan di berbagai kota di Indonesia,” jelasnya.

Grab juga mencatat mayoritas pelaku usaha di platformnya berasal dari sektor UMKM dengan kontribusi besar dari perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga maupun komunitas. Iki menilai banyak mitra perempuan memiliki produk unggulan yang diminati pasar, tetapi masih menghadapi tantangan dalam menentukan strategi harga di platform digital.

Menurutnya, tingginya antusiasme pelaku usaha dalam menarik konsumen kerap membuat perhitungan biaya operasional belum dilakukan secara maksimal sehingga potensi keuntungan usaha belum optimal.

“Sehingga kami hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut,” tegasnya.

Selain menyasar Mitra GrabMerchant aktif, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi calon mitra baru melalui sesi Mass Onboarding dengan jalur cepat. Peserta cukup membawa KTP dan smartphone untuk langsung mendaftar hingga dapat mulai bertransaksi pada hari yang sama. Seluruh rangkaian kegiatan juga diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Salah satu peserta SERABI, Miranti Pramitha, pemilik usaha Toko Handmadekania di Sidorukun, Medan Timur, mengaku sebelumnya mengalami kesulitan menentukan harga jual produk. Ia menilai sesi BisaMatika menjadi materi yang paling membantu karena memberikan pemahaman mengenai strategi penetapan harga online agar margin keuntungan tetap terjaga di tengah kenaikan harga bahan baku.

Kini, Miranti mulai menyesuaikan strategi harga sekaligus memilih produk yang dinilai lebih menguntungkan untuk menjaga keberlanjutan usahanya. Sejak pertama kali digelar pada 2023 di Jakarta dengan hanya melibatkan 50 Mitra Perempuan GrabMerchant, komunitas SERABI kini telah berkembang menjadi lebih dari 3.800 anggota yang tersebar di 13 kota di Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online