Advertisement
Stabilitas Keamanan Mimika Jadi Sorotan Tokoh Adat Kamoro
Ilustrasi warga Papua. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Tokoh Adat Kamoro Kampung Iwaka, Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna memastikan situasi Mimika tetap aman dan kondusif.
Stabilitas keamanan dinilai menjadi fondasi penting bagi kelangsungan pembangunan dan masa depan generasi Papua. Menurut Timotius, terciptanya keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa partisipasi aktif warga menjadi kunci utama menjaga Mimika tetap damai.
Advertisement
“Keamanan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau Mimika aman, maka anak-anak kita punya masa depan yang cerah,” katanya, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, kondisi keamanan yang terjaga akan memberikan dampak langsung terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal ketika situasi lingkungan tetap kondusif.
BACA JUGA
“Kalau situasi aman, ekonomi masyarakat bisa berjalan lancar dan pendidikan anak-anak tidak terganggu. Generasi Papua bisa fokus mengejar masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Timotius juga mendorong peran aktif para kepala suku dan tokoh adat dalam menjaga harmoni sosial di wilayah masing-masing. Menurutnya, baik kawasan pesisir maupun wilayah pegunungan Mimika harus sama-sama dijaga agar pembangunan dapat berjalan merata.
“Saya terus berkomunikasi dengan kepala-kepala suku lainnya agar sama-sama memantau situasi di wilayah pesisir. Mimika harus tetap menjadi rumah yang aman bagi semua,” ucapnya.
Ia mengapresiasi kepada aparat keamanan dan pemerintah daerah yang selama ini berperan menjaga stabilitas di Mimika. Timotius berharap sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.
“Kita butuh aparat keamanan yang selalu hadir melindungi masyarakat, supaya pembangunan dan pelayanan bisa dirasakan semua warga,” katanya.
Di sisi lain, Timotius mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan. Menurutnya, menjaga kedamaian merupakan modal utama untuk mewujudkan Mimika yang sejahtera dan berkeadilan, sekaligus memastikan seluruh program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan hingga menjangkau pelosok wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 28 Januari
- Motor Tabrakan dengan Truk di Jalan Kebonagung Sleman, Satu Tewas
- Jalur Trans Jogja ke Lokasi Wisata dan Terminal di Jogja
- Top 10 Harian Jogja, 28 Januari 2026: Gempa di Bantul Sampai Jambret
- PLN Pulihkan 80 Persen Listrik Terdampak Banjir di Purbalingga
- DPMPTSP Bantul Pasang Target Investasi Rp475,52 Miliar pada 2026
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 Stabil dan UBS Turun Tipis
Advertisement
Advertisement




