Advertisement
7 Motor Wisatawan Masuk Telaga Sarangan Magetan akibat Longsor
Petugas gabungan BPBD Magetan, Polres Magetan, dan relawan mengevakuasi sejumlah motor wisatawan yang tercebur ke Telaga Saragan akibat talud dan jalan di kawasan tempat wisata tersebut mengalami longsor, Sabtu (17/1/2026). ANTARA - HO/Diskominfo Kota Madiun
Advertisement
Harianjogja.com, MAGETAN—Petugas gabungan BPBD dan Polres Magetan mengevakuasi tujuh sepeda motor milik wisatawan yang jatuh ke Telaga Sarangan setelah talud dan jalan lingkar di kawasan wisata tersebut longsor pada Sabtu. Peristiwa ini memicu kepanikan pengunjung yang tengah berada di area selatan telaga.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba dan menyeret delapan kendaraan bermotor serta tiga wisatawan. Ketiga wisatawan tersebut sempat terbawa material, namun berhasil selamat karena tidak sampai tercebur ke telaga dan langsung diamankan ke pos polisi.
Advertisement
“Dari delapan motor itu, satu unit tersangkut di tebing dan telah diangkat, sementara tujuh lainnya jatuh ke telaga,” ujar Cahaya.
Upaya evakuasi melibatkan BPBD Magetan, lifeguard Dinas Pariwisata, kepolisian dari Polsek Plosan dan Polres Magetan, BBWS Bengawan Solo, relawan, serta warga yang membantu menarik motor dari dasar telaga. Ia menambahkan bahwa lokasi longsor berada di sisi selatan Telaga Sarangan dengan kerusakan talud sepanjang sekitar 70 meter, lebar 2 meter, dan tinggi hampir 9 meter.
BACA JUGA
Motor-motor yang tenggelam tersebut merupakan milik wisatawan yang memarkir kendaraannya di titik yang berdekatan dengan area longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa pada insiden ini meskipun kawasan saat itu dipadati pengunjung. Setelah proses penarikan yang berlangsung selama berjam-jam, seluruh kendaraan berhasil diangkat ke permukaan pada pukul 17.00 WIB.
“Pukul 16.25 WIB semua kendaraan sudah dievakuasi. Pukul 16.53 WIB seluruh kendaraan diserahkan kepada pemilik dan pencarian dinyatakan selesai,” kata Cahaya.
Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menjelaskan bahwa tujuh motor yang berhasil diangkat terdiri atas satu NMax dan tiga RX King milik rombongan asal Boyolali, satu Honda Beat dari Yogyakarta, satu Honda Grand dari Surabaya, serta satu Honda Grand milik wisatawan Jepara. Proses evakuasi memakan waktu panjang lantaran kedalaman telaga di titik kendaraan tenggelam mencapai 6–7 meter.
BPBD Magetan mencatat bahwa beberapa hari terakhir juga terjadi beberapa longsor kecil di sejumlah titik kawasan Telaga Sarangan. Atas rangkaian insiden tersebut, BPBD Magetan menjadwalkan rapat koordinasi bersama Dinas Pariwisata serta TNI–Polri untuk merumuskan langkah-langkah peningkatan keselamatan pengunjung. Kondisi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan diduga melemahkan struktur tanah di sekitar telaga sehingga memicu longsor lanjutan yang perlu diantisipasi dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement







