Advertisement
DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
Kayu gelondongan setelah banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat normalisasi DAS Garoga di Sumatera Utara telah mencapai 1,3 kilometer dari target 5,5 kilometer sebagai bagian penanganan pascabanjir di wilayah tersebut. Pembersihan sumbatan kayu di hulu sungai menjadi fokus untuk memulihkan aliran air dan mengurangi risiko bencana lanjutan.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Novita Kusuma Wardani, menjelaskan penanganan kayu hanyutan di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol kini memasuki tahap penatausahaan dan pemanfaatan.
"Fokus kami saat ini memastikan kayu hanyutan yang sudah diolah benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan hunian warga dan tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan," kata Novita.
Pemulihan lingkungan dilakukan melalui normalisasi DAS Garoga dengan membersihkan sumbatan kayu di bagian hulu sungai. Hingga saat ini, pekerjaan tersebut telah mencapai sekitar 1,329 kilometer atau 25,07 persen dari total target 5,5 kilometer. Proses ini dikerjakan dengan mengoperasikan tujuh unit alat berat.
Terkait pemanfaatan kayu yang terseret banjir, hingga Minggu (11/1/2025) jumlah kayu olahan dari wilayah Garoga mencapai 1.376 keping dengan total volume 19,5755 meter kubik.
Novita menyebut kayu-kayu tersebut diperuntukkan bagi pembangunan hunian sementara di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Dari jumlah itu, sebanyak 752 keping atau setara 9,9373 meter kubik telah diangkut ke lokasi hunian sementara.
Ia menegaskan, penanganan pascabencana ini merupakan bagian dari upaya terpadu Kemenhut bersama pemerintah daerah dan mitra terkait. Langkah tersebut bertujuan memastikan kayu hanyutan yang berstatus sebagai barang negara dapat dimanfaatkan secara legal, aman, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat terdampak, seiring percepatan normalisasi DAS Garoga.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
- Butuh Dana? JHT BPJS Bisa Dicairkan Meski Masih Bekerja
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Fun Run Unriyo Jadi Ajang Guyub Kampus dan Warga Jogja
- SPPG Karyasari Klarifikasi MBG Pakai Plastik di Pandeglang
- Sepanjang 2025, BPBD Catat 581 Bencana di Gunungkidul
- 60 Persen Siswa Sekolah Rakyat Ingin Kuliah ke Perguruan Tinggi
- Kekurangan Bonus Porda XVII Sleman Dibayarkan 2026
- Hadir Meramaikan, Selebriti Dukung Anak Panah Kopi di Jogja
- Desa Tempur Jepara Terisolasi, Pemkab Buka Jalur Alternatif
Advertisement
Advertisement




