Advertisement
Indonesia Dapat Dukungan Liga Muslim Dunia untuk Bangun Kampung Haji
Jemaah haji / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Indonesia mendapat dukungan Liga Muslim Dunia untuk membangun Kampung Haji di Arab Saudi, sebagai kawasan terpadu yang memfasilitasi jamaah haji dan umrah sekaligus mempromosikan produk Indonesia ke tingkat global.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa Liga Muslim Dunia akan turut berbicara dengan Pemerintah Arab Saudi terkait rencana pembangunan Kampung Haji.
Advertisement
Dahnil mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi dan Liga Muslim Dunia atas dukungannya terhadap Indonesia. Kampung Haji diharapkan dapat memperbaiki pelayanan haji di masa mendatang.
"Liga Muslim Dunia akan ikut bicara dengan Pemerintah Saudi Arabia, khususnya Prince Crown, MBS (Muhammad bin Salman Al Saud), untuk mempermudah rencana Indonesia membangun Kampung Haji di Saudi Arabia," kata Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).
BACA JUGA
Selain dukungan terhadap pembangunan Kampung Haji, Liga Muslim Dunia juga berencana membangun museum nabi di Jakarta.
Dahnil menyebut museum tersebut didedikasikan bagi masyarakat Muslim di Indonesia dan menjadi pusat edukasi sejarah nabi.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Danantara (BPI Danantara) mengungkapkan progres proyek Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menuturkan kawasan terpadu seluas 80 hektare (ha) itu sudah memasuki tahap lelang atau bidding dengan 90 peserta lain. Hasil bidding diperkirakan diketahui pertengahan Desember 2025.
Nantinya, Kampung Haji Indonesia akan dijadikan kawasan terpadu untuk memfasilitasi jamaah haji dan umrah asal Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai produk dan layanan Indonesia ke tingkat global.
Selain mengikuti bidding resmi, Pandu mengatakan Danantara tengah menjajaki sejumlah kesepakatan business-to-business (B2B) dengan pemilik aset di sekitar kawasan Kampung Haji. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan lebih luas dari calon pengunjung maupun pelaku usaha Indonesia.
Kawasan tersebut akan menjadi etalase Indonesia di kancah internasional dengan menampilkan berbagai sektor bisnis unggulan tanah air.
Kawasan ini direncanakan menampung beragam sektor, mulai dari kuliner, moda fesyen, pariwisata, farmasi, media, hingga bisnis berbasis syariah.
Â
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
- Banjir Tak Halangi Ela dan Muhadi Gelar Resepsi Pernikahannya
- Kronologi Penemuan Korban dan Serpihan Pesawat ATR di Sulsel
- Serpihan ATR 42-500 Rute Jogja-Makassar Ditemukan di Sulsel
Advertisement
Puluhan Dapur MBG Bantul Belum Kantongi SLHS, Ini Rinciannya
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- PBTY 2026 Hadirkan Takjil dan Seni Budaya di Bulan Ramadan
- Satwa di Bandung Zoo Diduga Stres, Geopix Minta Evaluasi Mendalam
- BBWSO Sebut Bangunan di Pinggir Sungai Picu Talud Tegalrejo Ambruk
- Ribuan Desa Tepi Laut Terancam Abrasi, KIARA Ingatkan Pemerintah
- INNSiDE Yogyakarta Hadirkan Makan Malam Imlek A Taste of Prosperity
- Biaya Makan Jemaah Haji 2026 Dipatok Rp180.000 per Hari
- Udara Tercemar Mengancam Kesuburan Pria
Advertisement
Advertisement



