Advertisement
Korban Bencana di Sumatera Utara Naik Jadi 127 Orang
Kondisi banjir di Desa Pasi Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Jumat (28/11/2025), sebanyak 3.866 jiwa atau 2.652 kepala keluarga (KK) yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten setempat terdampak banjir dengan ketinggian air berkisar antara 1 meter hingga 1,5 meter. ANTARA - ist/BPBD Aceh Barat\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara (Sumut) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di wilayah ini telah mencapai 127 orang.
“Kami mencatat data sementara Pusdalops PB BPBD Sumut per Sabtu (29/11/2025) pukul 08.00 pagi, korban meninggal dunia se-Sumut akibat bencana mencapai 127 orang,” ujar Sri Wahyuni Pancasilawati, Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, pada Sabtu (29/11/2025).
Advertisement
Sebelumnya, pada Kamis (27/11/2025), BPBD Sumut mencatat korban meninggal dunia sebanyak 47 orang. Jumlah ini terus bertambah seiring proses pencarian di lokasi bencana yang masih berlangsung.
Selain korban meninggal, Sri Wahyuni menambahkan bahwa sebanyak 152 orang mengalami luka-luka, sementara lebih dari 11.100 warga harus mengungsi akibat banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem lainnya di Sumut.
BACA JUGA
“Kami juga mencatat masih ada 104 orang yang dilaporkan hilang,” tambah Sri Wahyuni.
Berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Sumut, bencana hidrometeorologi di Sumut saat ini berdampak di 17 kabupaten dan kota.
Kabupaten terdampak: Nias, Asahan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, dan Padang Lawas.
Kota terdampak: Medan, Sibolga, Binjai, Tebing Tinggi, dan Padangsidimpuan.
Korban meninggal terbanyak ditemukan di Kabupaten Tapanuli Selatan, mencapai 44 jiwa. Sedangkan korban hilang paling banyak dilaporkan di Sibolga, sebanyak 48 orang.
BPBD Sumut terus melakukan upaya pencarian, evakuasi, dan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Memanas, Reza Pahlavi Ungkap Peta Jalan Transisi
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca DIY Selasa 13 Januari 2026, Kota Jogja dan Sleman Hujan Lebat
- Ansyari Lubis Bongkar Strategi PSS Menang Meski Absen di Lapangan
- Real Madrid Pecat Xabi Alonso Seusai Kalah dari Barcelona
- Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 13 Januari 2026 Lengkap
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 13 Januari
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY Selasa 13 Januari 2026
- Jadwal DAMRI Bandara YIA ke Jogja Selasa 13 Januari
Advertisement
Advertisement





