Advertisement
AS Tarik Garda Nasional dari Portland dan Chicago
Donald Trump / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah AS mulai menarik ratusan anggota Garda Nasional dari Portland dan Chicago setelah penolakan hukum terhadap pengerahan pasukan di tengah protes kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump.
Menurut laporan Anadolu Agency, sekitar 200 prajurit Garda Nasional California yang ditempatkan di Portland dan 200 anggota Garda Nasional Texas di Chicago akan dipulangkan seluruhnya ke negara bagian asal mereka.
Advertisement
Pengerahan pasukan bulan lalu ini awalnya dibenarkan oleh Gedung Putih sebagai langkah untuk "melindungi aset dan personel federal" di tengah gelombang protes terhadap kebijakan imigrasi pemerintahan Presiden Donald Trump.
Presiden Trump mengaktifkan Title 10, sebuah status yang mengizinkan pengerahan pasukan federal jika presiden menyatakan "terdapat pemberontakan atau bahaya pemberontakan terhadap otoritas pemerintah Amerika Serikat."
BACA JUGA
Namun, pengerahan ini menuai penolakan dan tantangan hukum. Pengadilan federal berulang kali memblokir upaya pemerintah untuk menempatkan pasukan tersebut di jalan-jalan kota, menyusul gugatan yang diajukan oleh pejabat lokal dan negara bagian.
Pada Jumat (14/11/2025), pemerintah bahkan mengajukan banding ke Mahkamah Agung AS untuk membatalkan putusan yang secara permanen melarang pengerahan Garda Nasional di Portland.
Penarikan ini menyusul pernyataan dari US Northern Command pada Jumat yang mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan akan "mengubah dan menyesuaikan jejak Title 10" di Portland, Los Angeles, dan Chicago untuk memastikan keberadaan yang berkelanjutan.
Selama berbulan-bulan, Portland dan Chicago menghadapi demonstrasi di luar fasilitas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE). Langkah Trump mengerahkan pasukan federal justru ditentang keras oleh pemimpin kota dan negara bagian setempat yang menilai tindakan tersebut memperkeruh situasi, bukannya meredakan ketegangan.
Selain di kedua kota tersebut, Trump juga memerintahkan pengerahan Garda Nasional ke Washington, D.C., Los Angeles, dan Memphis dengan alasan menangani kriminalitas dan melindungi properti federal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Wisatawan Rusia Tewas di Pantai Parangtritis Bantul
- Polresta Magelang Sita 42 Kg Bahan Mercon Jelang Ramadan
- Uni Eropa Peringatkan Bahaya Eskalasi Konflik Iran
- Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas
- DPR RI Minta Skenario Fiskal Darurat Dampak Konflik Iran
- Harga BBM Bisa Naik Akibat Perang AS-Iran, Ini Kata Pemerintah
- Indomaret Salurkan Paket Sembako untuk Lansia Wonosobo
Advertisement
Advertisement








