LLDikti V Jogja Perkuat Integritas Menuju WBBM 2026, Cegah Gratifikasi
LLDikti V Jogja memperkuat integritas dan anti gratifikasi sebagai bagian dari target Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026.
Beras SPHP. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap berjalan meskipun memasuki masa panen raya demi stabilitas harga komoditas itu.
Amran menegaskan kebijakan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga beras di seluruh daerah, terutama di wilayah yang bukan termasuk sentra produksi padi utama.
"Terus [berlanjut]. Nggak pernah terhenti, terus bergulir," kata Amran, Senin (3/11/2025).
Ia menambahkan jika memasuki panen raya, pendistribusian beras subsidi itu akan difokuskan ke wilayah pegunungan dan nonproduksi padi, agar masyarakat di daerah tersebut tetap dapat mengakses beras dengan harga terjangkau dan stabil.
Kebijakan itu juga dinilai menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan keadilan pangan nasional, di mana seluruh lapisan masyarakat, baik produsen maupun konsumen, dapat menikmati manfaat distribusi beras SPHP secara merata.
Menurut dia program SPHP yang disalurkan Perum Bulog telah terbukti berperan penting menekan gejolak harga dan menjaga ketersediaan beras di pasaran, terutama saat permintaan meningkat dan distribusi terganggu akibat faktor cuaca atau logistik.
Ia optimistis pasokan beras nasional tetap terkendali, harga stabil, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat, sejalan dengan upaya mewujudkan kedaulatan serta ketahanan pangan Indonesia.
"SPHP nanti, strategi saya tadi, kami kalau nanti musim panen, bulan 3, 4, 5 [Maret-April-Mei], itu SPHP disalurkan ke daerah-daerah pegunungan yang bukan produsen padi. Cantik kan?," ujar Amran.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan hingga Minggu (2/11) penyaluran beras SPHP telah mencapai lebih dari 560 ribu ton, menunjukkan tingginya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap beras pemerintah tersebut.
Adapun target distribusi beras SPHP hingga Desember 2025 sebanyak 1,5 juta ton. Bulog memastikan stok beras SPHP tersedia di titik-titik yang mengalami disparitas harga dan mendistribusikannya secara cepat dan merata.
Adapun beras SPHP dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp12.500 per kilogram untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, Sulawesi); Rp13.100 per kilogram untuk zona 2 (Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan); dan Rp13.500 per kilogram untuk zona 3 (Maluku, Papua).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
LLDikti V Jogja memperkuat integritas dan anti gratifikasi sebagai bagian dari target Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
DPD PDI Perjuangan DIY menyampaikan dukacita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra dan mengajak kader serta simpatisan mendoakan almarhum.
Nokia sudah lama meninggalkan bisnis smartphone, tetapi tetap mendapat pendapatan dari lisensi paten dan merek. Ini strategi bisnis Nokia setelah era Microsoft.
Indonesia meneken perjanjian bebas visa dengan Lebanon, Saint Vincent dan Grenadines, serta Republik Dominika. Fasilitas ini berlaku bagi paspor diplomatik dan