Advertisement
Alasan Donald Trump Ancam Hentikan Bantuan dan Mungkin Serang Nigeria
Donald Trump / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ancaman keras terhadap Nigeria. Ancaman ini muncul menyusul tuduhan bahwa pemerintah Nigeria membiarkan “pembunuhan terhadap umat Kristen” di negara tersebut.
“Jika pemerintah Nigeria terus membiarkan pembunuhan umat Kristen, Amerika Serikat akan segera menghentikan seluruh bantuan dan mungkin menyerang negara yang ternoda itu dengan ‘senjata api’,” tulis Trump dikutip dari Truth Social, Minggu (2/10/2025).
Advertisement
Ancaman potensial untuk melancarkan aksi militer terhadap Nigeria ini muncul sehari setelah Trump mengklaim bahwa agama Kristen menghadapi ancaman eksistensial di Nigeria. Ia secara spesifik menuduh kelompok radikal bertanggung jawab atas “pembantaian massal” yang terjadi di sana.
Trump menyatakan bahwa ia telah memerintahkan persiapan militer untuk menghadapi kemungkinan eskalasi konflik.
BACA JUGA
“Saya telah memerintahkan 'Departemen Perang' untuk bersiap menghadapi kemungkinan aksi. Jika kami menyerang, serangan itu akan cepat, ganas, dan mematikan, seperti teroris menyerang umat Kristen yang kami cintai,” lanjutnya.
Ia juga memberikan peringatan tegas kepada pemerintah Nigeria untuk “bertindak cepat” mengatasi situasi tersebut.
Menurut laporan dari Al Jazeera, pernyataan Trump tersebut selaras dengan narasi para politikus sayap kanan Amerika, yang kerap menggambarkan konflik di Nigeria sebagai serangan terencana oleh kelompok radikal terhadap umat Kristen.Namun, para ahli menilai pandangan tersebut menyesatkan.
Anadolu mengungkapkan, mereka berpendapat bahwa kekerasan yang terjadi di Nigeria merupakan isu yang kompleks dan tidak hanya dipicu oleh faktor agama. Masalah ekonomi, politik, dan etnis juga menjadi pemicu utama di balik gelombang kekerasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement







