Advertisement
Trump Klaim Perubahan Rezim Iran akan Muncul, Teheran Membantah
Donald Trump. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa negaranya telah melakukan diskusi “intens” dengan otoritas Iran terkait konflik yang berlangsung.
Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh Teheran yang menegaskan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung antara kedua pihak.
Advertisement
Dalam wawancara telepon yang dikutip media AS CNBC, Trump bahkan menyebut situasi di Iran dapat digambarkan sebagai “perubahan rezim”. Pernyataan ini memunculkan spekulasi adanya dinamika besar dalam konflik yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Detail Pembicaraan Masih Samar
BACA JUGA
Meski mengklaim adanya komunikasi intens, Trump tidak merinci siapa saja pihak yang terlibat maupun bagaimana dan di mana pembicaraan tersebut dilakukan.
Ia hanya menegaskan bahwa Amerika Serikat “sangat bertekad” untuk mencapai kesepakatan dengan Iran dan berharap ada hasil konkret dari proses tersebut.
Di sisi lain, pejabat Iran berulang kali menegaskan bahwa tidak ada dialog yang berlangsung, sekaligus menepis klaim yang disampaikan Washington.
Penundaan Serangan Demi Diplomasi
Sebelumnya, melalui platform Truth Social, Trump mengumumkan telah menginstruksikan militer AS untuk menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.
Langkah itu disebut sebagai upaya memberi ruang bagi kemungkinan kemajuan diplomatik di tengah konflik yang terus meningkat.
Konflik Regional Kian Memanas
Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang. Sebagai respons, Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menyasar Israel serta sejumlah negara di kawasan seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Eskalasi ini tidak hanya berdampak pada korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mengganggu stabilitas pasar global serta sektor penerbangan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Top Ten News Harianjogja.com, Selasa 24 Maret 2025, Arus Balik Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jumlah Orang Kelaparan Berpotensi Melonjak Akibat Konflik di Iran
- Sejumlah Kota Besar Indonesia Berpotensi Dilanda Hujan Sangat Lebat
- Super Mario Berhasil Raih Poin di Moto 2 Brasil
- Harga Emas Pegadaian Stabil, Antam Turun Rp50.000
- Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Brasil dan Kokoh di Puncak Klasemen
- 700.000 Anak Sekolah Terdeteksi Alami Gejala Kecemasan dan Depresi
- Klasemen Liga Spanyol: Barca Jaga Jarak, Real Madrid Mendekat
Advertisement
Advertisement




