Advertisement
Edukasi Keamanan Informasi ke Anak Lewat Codeplay
Edukasi terkait keamanan informasi di era saat ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya lewat kegiatan Codeplay bertajuk Play with code, Express with art yang melibatkan anak-anak. Kegiatan menyambut Hari Museum Indonesia 2025 digelar di Lippo Mall, Sabtu (11/10/2025). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Edukasi terkait keamanan informasi di era saat ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya lewat kegiatan Codeplay bertajuk Play with code, Express with art yang melibatkan anak-anak. Kegiatan menyambut Hari Museum Indonesia 2025 digelar di Lippo Mall, Sabtu (11/10/2025).
Ketua Forum Komunikasi Museum Kota Jogja mewakili Kepala Museum Sandi Zuhro menjelaskan kegiatan itu merupakan peran aktif Museum Sandi dalam memperingati Hari Museum Indonesia yang jatuh pada 12 Oktober. Adapun kegiatan dalam bentuk kompetisi paramanandi khusus anak yang kebetulan diikuti sebaanyak 35 anak dari berbagai kota di Indonesia.
Advertisement
Meski bentuknya kompetisi, namun dalam rangkaian kegiatan tersebut terselip edukasi sesuai dengan ketugasan Museum Sandi yaitu berkaitan dengan informasi. "Selain berlomba, anak-anak ini juga diedukasi tentang budaya keamanan informasi . Karena di era perkembangan teknologi saat ini sangat penting usia anak mulai diedukasi terkait informasi," katanya.
Selain itu anak juga diberi informasi menggunakan beberapa teknik persandian, salah satunya yaitu persandian dari masa romawi. Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi kreatif yang menggabungkan unsur permainan sandi, keterampilan, dan keterlibatan publik.
BACA JUGA
"Codeplay prinsipnya memperkenalkan juga museum sandi. Kami sengaja pilih di mal karena memiliki daya tarik tersendiri, khususnya anak-anak," ujarnya.
Ketua Panitia Irawan Haris Wibawa mengatakan kegiatan ini dimeriahkan dengan Paramanandi Contest, Paramanandi Fashion Show Contest, Beauty Class, Lomba Menggambar dan Lomba Mewarnai. Rangkaian kegiatan ini untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa Museum Sandi merupakan lembaga edutourism yang atraktif dan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak.
"Paramanandi Contest sebagai acara utama menampilkan atraksi mayoret dari usia TK sampai tingkat sekolah menengah atas. Peserta tidak hanya datang dari wilayah Kota Jogjaa, ada pula yang berasal dari Magelang, Klaten, dan daerah lainnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
- Judi Online Bali Dibongkar, Mahasiswi Terlibat Jaringan Kamboja
- Kecelakaan Kereta Bekasi Disorot Ombudsman RI
Advertisement
DPRD Kulonprogo Minta Dugaan Pungli di Garongan Diusut Transparan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gelombang Protes Internal, Karyawan Google Tolak AI untuk Militer AS
- Evakuasi KRL Bekasi Timur Masih Berlangsung, KAI Batasi Perjalanan
- Jadwal KRL Jogja-Solo 29 April 2026, Berangkat dari Tugu 05.05 WIB
- Jadwal KRL Solo-Jogja 29 April 2026 Lengkap Semua Stasiun
- Kecelakaan Kereta Bekasi Disorot Ombudsman RI
- Duka Korban Kecelakaan KA Bekasi, Kisah Adelia dan Nurlaela
- Proyek Tol Jogja-Solo: Hindari Jalan Raya Cangkringan hingga 14 Mei
Advertisement
Advertisement








