Advertisement
Profil Anggito Abimanyu, Ekonom UGM yang Jadi Ketua Dewan Komisioner LPS
Anggito Abimanyu - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Anggito Abimanyu resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pelantikan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (8/10/2025) di Istana Kepresidenan Jakarta.
Pengangkatan ini merupakan puncak dari karier panjang Anggito di bidang ekonomi dan kebijakan fiskal nasional.
Advertisement
Sebelumnya, Anggito Abimanyu menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, mendampingi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Perjalanan Karier dan Latar Belakang Akademis
BACA JUGA
Anggito Abimanyu lahir di Bogor pada 19 Februari 1963. Ia dikenal luas sebagai ekonom dan akademisi berpengaruh dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pendidikan formalnya dimulai di UGM, Anggito Abimanyu meraih gelar sarjana ekonomi (S-1) pada 1985.
Kemudian, Anggito melanjutkan studi ke University of Pennsylvania, Amerika Serikat, dan berhasil meraih gelar magister sains (MSc) serta doktor filsafat (PhD) pada 1993.
Pada Februari 2025, Anggito dikukuhkan sebagai guru besar bidang ekonomi di Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM.
Jejak Rekam di Birokrasi dan Kebijakan Publik
Anggito Abimanyu memiliki rekam jejak yang kuat dalam pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan dana publik dan kebijakan fiskal.
- 2024: Diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih, posisi yang menjadi batu loncatan sebelum memimpin LPS.
- 2015–2017: Memimpin Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan berperan penting dalam penguatan tata kelola keuangan haji.
- 2006–2009: Menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan sekaligus Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF).
- Ia juga pernah dipercaya sebagai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kementerian Agama.
Dengan kombinasi rekam jejak akademis yang solid dan pengalaman birokrasi yang luas, Anggito Abimanyu diharapkan mampu membawa Lembaga Penjamin Simpanan menjadi institusi yang semakin vital dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement







