Advertisement
Prabowo Temui Jokowi 2 Jam, Luhut Sebut Pertemuan Bagus
Foto ilustrasi. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo makan malam bersama di Angkringan Omah Semar, Solo, Jawa Tengah, 3 November 2024. ANTARA - Aris Wasita
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan merespons pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Pertemuan Prabowo dengan Jokowi itu diketahui berlangsung selama kurang lebih 2 jam, tepatnya pada saat makan siang. Menurut Luhut, pertemuan itu merupakan hal bagus lantaran mencerminkan bahwa pemimpin Indonesia selalu rukun.
Advertisement
“Bagus kan kalau presiden dengan mantan presiden bertemu, pemimpin guyub,” ujar Luhut di sela HUT ke-80 TNI, di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Mantan Menko Marves era Jokowi ini mengaku tak tahu isi perbincangan dari pertemuan tersebut. Namun, dia berharap agar pemimpin dan mantan pemimpin Indonesia itu bisa selalu kompak.
BACA JUGA
“Oh saya engga tahu, tapi saya pikir mereka berdua kan pemimpin, pemimpin dan mantan pemimpin itu ada yang mereka bicarakan, jadi kita doakan semua kompak,” kata Luhut.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo di Kertanegara itu memang sudah dijanjikan dengan Jokowi.
Menurut Prasetyo, pertemuan itu merupakan hal lumrah karena ketika Prabowo tengah di Jawa Tengah maka akan mampir ke Jokowi. Begitu juga sebaliknya.
“Kalau Pak Prabowo berkesempatan ke Jawa Tengah, beliau yang sowan atau mampir. Kebetulan Pak Presiden ke-7, Pak Jokowi ada di Jakarta,” ujar Prasetyo di sela HUT ke-80 TNI, Minggu (5/10/2025).
Pertemuan Prabowo dengan Jokowi berlangsung pada saat makan siang dan berlangsung selama dua jam. Prasetyo juga mengemukakan dalam pertemuan itu banyak hal yang dibahas mengenai persoalan kebangsaan.
“Tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah-masalah kebangsaan. Termasuk memberikan masukan ke depan sebaiknya seperti apa untuk beberapa hal,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Penukaran Uang Baru di Stasiun Jogja Diserbu Penumpang KA
- Trilogi Filosofi Keistimewaan DIY, Kompas Pemerintahan Bumi Mataram
- Bukan karena Perang, Ini Alasan TNI Terapkan Status Siaga 3
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Tidak Menuju Resesi
- 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement






