8 WNI Disebut Jadi Tentara Rusia, BIN dan Kemlu Turun Tangan
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
Foto ilustrasi impor dan eksport. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Petugas menggagalkan masuknya sembilan kontainer barang impor terkontaminasi zat radioaktif Cesium 137 (Cs-137). Sembilan kontainer tersebut tiba di Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok beberapa waktu lalu.
Terdeteksi dari Radiation Portal Monitor (RPM) yang terpasang di lokasi tersebut menunjukkan adanya kenaikan nilai cacah radiasi di atas ambang yang ditetapkan, sehingga memicu alarm pada lima kontainer dari total sembilan kontainer produk impor
"Berdasarkan dokumen, kontainer impor berisi zinc concentrate powder berasal dari negara Filipina, yang secara alami seharusnya tidak akan memicu alarm di unit RPM," kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten Ishak melalui keterangan di Jakarta, Senin (22/9/2025).
BACA JUGA: 10 Tahun Presiden RI Absen di Sidang PBB, Pidato Prabowo Ditunggu
Ishak menyebutkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan tambahan (secondary inspection) untuk memastikan hasil pembacaan RPM serta mengetahui sumber penyebab kenaikan nilai cacah tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan fakta bahwa seluruh kontainer yang memicu alarm RPM (sebanyak lima kontainer dari sembilan kontainer) memberikan paparan laju dosis radiasi yang jauh lebih tinggi dari nilai laju dosis latar (hingga 210 kali nilai laju dosis latar).
Pemeriksaan lebih lanjut dengan peralatan identifikasi radionuklida, jelas Ishak, menunjukkan bahwa keseluruhan paparan radiasi tersebut diakibatkan adanya keberadaan nuklida Cs-137 di dalam kontainer.
"Untuk memastikan bahwa nuklida Cs-137 terdapat di dalam kontainer atau merupakan kontaminasi di dinding luar kontainer, maka tim Mobile Expert Support Team (MEST) melakukan tes usap yang menunjukkan bahwa dinding luar kontainer bebas kontaminasi, sehingga dapat dipastikan bahwa nuklida Cs-137 berada di dalam kontainer," ujarnya.
Ishak mengungkapkan proses pemeriksaan juga dilakukan terhadap empat kontainer yang tidak memicu alarm di unit RPM juga menunjukkan bahwa keempat kontainer memberikan nilai paparan paparan laju dosis radiasi yang melebihi nilai laju dosis latar.
Hasil identifikasi radionuklida serta tes usap, lanjut dia, juga menunjukkan bahwa keseluruhan paparan radiasi tersebut diakibatkan adanya keberadaan nuklida Cs-137 di dalam kontainer.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut di atas, maka Bapeten merekomendasikan untuk mengembalikan seluruh kontainer ke negara asal yaitu Filipina, karena terbukti terdapat kontaminasi nuklida Cs-137 di dalam kontainer tersebut," katanya.
BACA JUGA: Kecelakaan di Jalan Solo-Semarang, 1 Orang Tewas
Maka dari itu, Ishak menyebutkan pihak Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok dan pihak importir akan segera memproses pengembalian seluruh kontainer terkontaminasi ke negara asal.
Diketahui, sebelumnya kolaborasi antara Bapeten dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu juga berhasil mencegah masuknya produk impor terkontaminasi zat radioaktif Cs-137 ke tanah air pada 11 September 2025, dan telah dilakukan reekspor (pengembalian) terhadap kontainer berisi produk impor terkontaminasi tersebut ke negara asalnya (Filipina).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY berawan pada Kamis 3 September 2026. Suhu udara berkisar 21-32 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi.
Kelok 23 dinilai membuka peluang meningkatkan wisata DIY. GIPI meminta produk dan SDM pariwisata diperkuat agar wisatawan tinggal lebih lama.
SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Kamis 3 September 2026, digelar di Nanggulan. Simak jadwal, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Sleman September 2026 tersedia di Satpas, MPP, Bus SIM Keliling Malam, dan Simmade. Cek jadwal, lokasi, serta syaratnya.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek SIM Keliling, SIMMADE, SIMPITU, hingga layanan malam.