Advertisement
Bandara Besar di Eropa Kena Serangan Siber, Timbulkan Kekacauan
Ilustrasi bandara / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Serangan siber ke sistem check-in maskapai bikin bandara besar Eropa kacau, termasuk Bandara Heathrow London, serta Bandara di Brussels, dan Berlin, Sabtu (20/9/2025).
Gangguan ini berimbas pada penundaan hingga pembatalan penerbangan. Seperti dikutip Bisnis.com, jaringan Harianjogja.com, dari Reuters, Collins Aerospace, perusahaan yang memasok sistem bagi banyak maskapai internasional, mengonfirmasi tengah menghadapi masalah teknis.
Advertisement
Heathrow memperingatkan adanya potensi keterlambatan keberangkatan. Bandara Brussels dan Berlin juga menyampaikan gangguan serupa.
Induk usaha Collins, RTX, menyatakan terdapat “gangguan terkait siber” pada perangkat lunaknya di sejumlah bandara, meski tidak menyebutkan lokasi secara spesifik.
BACA JUGA: Polres Bantul Beberkan Kasus Perkosaan Remaja 17 Tahun oleh 3 Pemuda
"Dampaknya terbatas pada check-in dan penurunan bagasi pelanggan secara elektronik dan dapat dimitigasi dengan operasi check-in manual," kata RTX/ .
Bandara Brussels menjelaskan, sejak Jumat malam sistem otomatis tidak lagi berfungsi sehingga seluruh proses check-in dan boarding harus dilakukan manual.
Kondisi ini memberi dampak signifikan terhadap jadwal penerbangan dan berujung pada penundaan serta pembatalan.
Bandara-bandara terdampak meminta penumpang yang dijadwalkan terbang pada Sabtu untuk terlebih dahulu memastikan status penerbangan dengan pihak maskapai.
Bandara Berlin melalui laman resminya menyebut masalah teknis dari penyedia sistem menyebabkan antrean lebih panjang di check-in, sementara Bandara Frankfurt dan Zurich memastikan operasional tetap normal.
EasyJet, salah satu maskapai terbesar Eropa, menegaskan penerbangan mereka tidak terpengaruh. Sementara itu, Ryanair dan IAG selaku induk British Airways belum merespons permintaan komentar dari Reuters.
Di sisi lain, pemerintah Polandia memastikan tidak ada indikasi ancaman terhadap bandara di negaranya. Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Urusan Digital Krzysztof Gawkowski menyatakan situasi tetap aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
- Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka
- BGN Ancam Hentikan SPPG Penyebab Keracunan
Advertisement
Nyadran Makam Sewu Wijirejo Bantul Digelar 9 Februari 2026
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Defisit Etos Republikan Indonesia Jadi Sorotan dalam Diskusi di UGM
- Kisah Hari Terakhir Eyang Meri Sebelum Wafat di Usia 100 Tahun
- Arsenal Vs Chelsea, Modal Menang Arteta Bidik Final Piala Liga Inggris
- Diduga Terkait Tindak Pidana Pasar Modal, Shinhan Sekuritas Digeledah
- Viral Dugaan BAP Direkayasa, Polisi Klaim Hanya Salah Paham
- Virus Nipah Belum Masuk DIY, Dinkes Imbau Warga Jaga PHBS
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
Advertisement
Advertisement



