Selain Milik Presiden Prabowo, Ini Daftar Ponsel Diduga Disadap Listyo Sigit Cs
Kasus penyadapan Presiden Prabowo menyeret tiga tersangka. Bareskrim mengungkap modus, penghapusan jejak digital, dan pasal pidananya.
Uya Kuya dan istri, Astrid. /Suara.com-Ismail
Harianjogja.com, JAKARTA—Astrid Khairunisha atau Astrid Kuya mengaku ikhlas saat rumahnya dijarah massa beberapa waktu lalu disertai harapan agar kejadian seperti itu tak terjadi lagi kepada siapa pun, juga aneka barang yang telah dibawa bermanfaat bagi mereka.
"Kalau untuk masalah penjarahan, saya sudah benar-benar mengikhlaskan," kata Astrid Kuya yang merupakan istri dari Uya Kuya di Jakarta, Rabu.
Astrid mengatakan kehadirannya pada rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan DPRD DKI Jakarta merupakan bukti dirinya sudah mengikhlaskan semua kejadian yang menimpa keluarganya.
Menurut dia, kehadirannya pada rapat juga merupakan tugas yang telah diberikan oleh masyarakat kepada dia selaku anggota DPRD DKI Jakarta.
BACA JUGA: Korupsi CSR BI dan OJK: KPK Periksa Mantan Anggota KPU
"Saya ikhlas lahir batin. Makanya kenapa saya bisa hadir di sini. Dan memang tugas saya, kewajiban saya untuk berada di pansus ini untuk membicarakan masalah perda pendidikan untuk anak-anak," ujarnya.
Astrid juga berharap barang-barang yang dijarah oleh massa dari rumahnya bisa berguna. "Saya selalu bilang ketika melihat video, yang mereka ambil itu bisa berguna buat mereka," kata Astrid yang juga merupakan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Sebelumnya, sebuah video viral menampilkan kediaman artis sekaligus anggota DPR di kawasan Jakarta Timur itu didatangi massa pada Sabtu (30/8) malam.
Massa merobohkan pagar rumah Uya Kuya dan langsung menerobos masuk hingga ke lantai dua untuk menjarah apa pun yang ada di dalam rumah tersebut. Dalam video tersebut, terdengar suara massa berteriak bersahut-sahutan, "Hancurkan", diiringi dengan benda-benda rumah yang pecah.
BACA JUGA: PSIM Jogja Tiadakan Perayaan Akbar HUT ke-96, Ini Alasannya
Uya Kuya sempat memberikan klarifikasi atas tindakan joget-joget di gedung MPR/DPR bersamaan dengan momen pengumuman kenaikan tunjangan DPR, termasuk tunjangan rumah sebesar Rp50 juta. Dalam klarifikasinya, Uya Kuya mengatakan joget-joget itu tidak ada kaitannya dengan kenaikan tunjangan DPR. Mereka hanya berjoget mengikuti irama lagu untuk menghargai musisi yang sedang tampil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus penyadapan Presiden Prabowo menyeret tiga tersangka. Bareskrim mengungkap modus, penghapusan jejak digital, dan pasal pidananya.
Kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo yang menyeret Listyo Sigit menjadi sorotan media Singapura dan Malaysia.
Jadwal Liga Champions 5 November 2026 menghadirkan sembilan pertandingan. Real Madrid, Liverpool, Arsenal, dan Manchester City akan berlaga.
Pemkab Bantul menyiapkan sejumlah program prioritas dengan anggaran ratusan miliar rupiah untuk menekan angka kemiskinan menjadi 9,02%-9,32% pada 2027.
PSG menang telak 6-0 atas Villarreal di Liga Champions. Les Parisiens mengoleksi 12 poin dan kukuh di puncak klasemen.
Bodo/Glimt bermain imbang 0-0 melawan Lille di Liga Champions. Hasil ini menghentikan enam kemenangan kandang beruntun tuan rumah.