Advertisement
Forum Pemred Minta Semua Pihak Menghentikan Anarkisme dan Melakukan Refleksi
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan dengan tujuh jurnalis, yakni Alfito Deannova (Pemred detikcom), Lalu Mara Satriawangsa (Pemred Tvone), Uni Lubis (Pemred IDN Times), Najwa Shihab (Founder Narasi), Sutta Dharmasaputra (Pemred Harian Kompas), Retno Pinasti (Pemred SCTV-Indosiar), dan Valerina Daniel (News Anchor TVRI) di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). (ANTARA - Andi Firdaus)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia menyerukan semua pihak untuk menghentikan anarkisme dan melakukan refleksi atas perkembangan situasi dan gejolak aksi demonstrasi di berbagai wilayah di Indonesia.
“Mengajak seluruh elemen bangsa untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan menghentikan tindakan-tindakan anarkistis serta menghindari ajakan yang bersifat provokatif yang merusak sendi-sendi persatuan bangsa,” demikian bunyi seruan Forum Pemred yang diterima di Jakarta, Senin (1/9/2025)
Advertisement
BACA JUGA: Relawan Arus Bawah Prabowo Dukung Aparat Tindak Tegas Aksi Demo Anarkistis
Forum Pemred juga mengimbau para elite di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk menguatkan niat baik dan menumbuhkan kembali kepercayaan publik dengan menjaga keselarasan antara ucapan dan tindakan.
Sementara itu, kepada institusi pers, Forum Pemred menyerukan agar media massa senantiasa berpegang teguh kepada kode etik jurnalistik. Pers juga diminta untuk bersikap nonpartisan dan berpihak kepada kebenaran demi kepentingan bangsa dan negara.
“Memastikan agar pers menjalankan fungsi sebagai verifikator berbagai informasi yang beredar di masyarakat termasuk melalui media sosial, disiplin mencari konfirmasi dari seluruh pihak terkait, demi menyajikan fakta dan kejelasan untuk menjernihkan situasi,” imbuh seruan tersebut.
Dalam seruan yang ditandatangani Ketua Retno Pinasti dan Sekretaris Irfan Junaedi itu, Forum Pemred turut menyampaikan rasa belasungkawa atas berjatuhannya korban hingga meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di berbagai kota selama beberapa hari terakhir.
BACA JUGA: AHY Sebut Pemerintah Segera Perbaiki Fasilitas Umum yang Rusak Akibat Demo
Forum Pemred Indonesia menegaskan bahwa menyatakan pendapat dan berdemonstrasi sejatinya merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Hak tersebut harus dijamin dan dilindungi oleh negara.
Oleh sebab itu, Forum Pemred menuntut adanya penegakan hukum yang berkeadilan dan tanpa tebang pilih demi menjaga ketertiban kehidupan berbangsa dan bernegara.
Terakhir, Forum Pemred meminta pemerintah untuk tetap menjaga dan menjamin keamanan agar aktivitas masyarakat dan iklim usaha menjadi kondusif. “Sehingga perekonomian nasional dapat segera pulih menuju kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” demikian seruan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Temukan Nuthuk Harga di Pantai Bantul, Wisatawan Bisa Lapor ke Sini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Konvoi Knalpot Brong di Joglo Solo, 16 Remaja Ditangkap
- Kulonprogo Terima DAK Rp3 Miliar untuk Operasional Program KB
- Prediksi Puncak Arus Mudik Tol Cipali di Cirebon 17 Maret 2026
- Lonjakan Pemudik KA di Solo Tembus 11.973 Orang
- Berkat 12 Kali Operasi Pasar Murah, Harga Pangan di Kulonprogo Stabil
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- Razia Miras Bantul Jelang Lebaran, Polisi Sita Ratusan Botol
Advertisement
Advertisement






