Sidang Febrie Adriansyah Segera Digelar, Tim Hukum Siap Melawan
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya mengungkap Diplomat Arya Daru Pangayunan (39) sempat berada di Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menjelang kematiannya.
BACA JUGA: Ini Hasil Pengecekan Kompolnas ke Indekos Diplomat Kemlu Asal Jogja
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan Arya berada di lantai 12 gedung Kemlu selama sekitar satu jam. Informasi tersebut diperoleh dari hasil CCTV.
"Diduga tanggal 7 Juli 2025, jam 21.43 WIB sampai jam 23.09 WIB, atau sekitar 1 jam 26 menit, diduga korban berada di rooftop lantai 12 gedung Kemlu," ujar Arya di Polda Metro Jaya, Kamis (24/7/2025).
Dia menambahkan, dalam CCTV itu juga nampak Arya menggendong tas miliknya serta tas belanja ke rooftop.
Namun, setelah turun dari lantai atas Gedung Kemlu itu, Arya nampak sudah tidak membawa tas gendong dan belanja.
"Awal korban naik bawa tas gendong dan tas belanja, kemudian saat turun korban sudah tidak membawa tas gendong dan belanja," imbuhnya.
Adapun, Ade belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait dengan motif maupun kegiatan Arya saat berada di Gedung Kemlu menjelang ditemukan tewas itu. Dia hanya menyatakan hal tersebut masih dalam proses pendalaman.
"Ini masih dikumpulkan terus. Apa yang dilakukan korban di sana," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam video yang diterima Bisnis, nampak rekaman CCTV memperlihatkan aktivitas terakhir dari Diplomat Kemlu itu menjelang ditemukan tewas pada Senin (7/7/2025).
Terlihat, Arya keluar dari kamarnya pukul 23.24 WIB, sambil menenteng kantong plastik hitam di tangan kirinya.
Dia kemudian, membawa kantong plastik itu keluar dengan melintasi koridor di area indekosnya. Pada 23.25 WIB, Arya sudah tidak membawa kantong plastik itu dan masuk kembali ke kamarnya.
Keesokan harinya, Arya kemudian ditemukan tewas di kamar indekos dengan lakban yang membungkus kepalanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.